BERITA TERKINIRAGAM INFO

Fosait Bedah Puisi Pada Sebuah Reuni Karya Aslan Abidin

×

Fosait Bedah Puisi Pada Sebuah Reuni Karya Aslan Abidin

Sebarkan artikel ini

“Power estetika sangat terasa pada larik-larik puisi yang terdiri dari 10 bait itu,” puji Mahrus Andis dengan khasnya.

Dikatakan pula, dari dimensi sintaksis, puisi ini berhasil hadir secara sempurna, khususnya pada segi fisik untuk mengusung persepsi penyair tentang suasana sebuah reuni.

Berita Terkait :
Bincang Sastra Bersama Mahrus Andis Di Kafe Baca

Dari dimensi semantik, lanjut pemilik nama lengkap Drs H Andi Mahrus Syarief MSi ini, puisi Pada Sebuah Reuni itu memberikan pemahaman cukup jelas bahwa diksi-diksi yang digunakan dalam puisi tersebut benar-benar merupakan hasil pilihan kata yang cermat. Lahir dari proses pertimbangan yang matang, baik makna, struktur bunyi, maupun hubungannya yang harmonis dengan setiap larik dan bait.

Penggunaan bahasa figuratif oleh penyair menjadikan puisinya indah, menghadirkan imaji konkret dan enak dicerna.

Mahrus Andis menambahkan, dari sisi judul, puisi ini mengandung makna khusus yang sangat kuat. Pemilihan kata depan, pada dalam kalimat judul Pada Sebuah Reuni sengaja digunakan oleh penyair untuk membedakan nilai intensitas maknanya secara konkret dengan presisi di dalam kalimat Di Sebuah Reuni.

Di bagian akhir, Mahrus Andis mengatakan, puisi Pada Sebua Reuni cukup berhasil dari segi penggarapan struktur fisik, namun terlalu dangkal unsur batin atau kandungan moralnya. Puisi ini terjerembab ke dalam puisi “cengeng” karena unsur batinnya sekadar berisi keluhan masa silam tentang “luka cinta platonik seorang remaja. (ere)

Tinggalkan Balasan