Menurutnya, banyak kasus emergensi secara bertahap menciptakan masalah ekonomi dan akan berdampak pada isu kemanusiaan.
Sementara itu, dosen Politik UPN Veteran Jakarta, Sri Lestari Wahyuningroem, mengatakan, kasus-kasus kemanusiaan atau HAM tak bisa dilepaskan dengan dilema para pencari suaka di setiap negara.
Berita Terkait :
LKC Dompet Dhuafa Sulsel Sabet Penghargaan Di Pangkep
Humanitarian Affairs Analyst UN OCHA, Titi Moektijasih menyebut bahwa iklim perubahan dunia saat ini sangat tingg, begitu juga tingginya kasus-kasus kemanusiaan.
“Pemuda adalah kaum yang akan mampu mencegah kekejaman kemanusiaan dan mendorong perdamaian dunia,” katanya.
Melalui even ini, Dompet Dhuafa mencoba mengarahkan para peserta untuk membangun proyek-proyek sosial yang akan berdampak besar bagi para penerima manfaat.
Proyek tersebut juga akan didesain supaya terus berkelanjutan. Outputnya adalah, peserta akan membangun proyek sosial di negaranya yang akan bermanfaat bagi negaranya secara berkelanjutan. (ere)













