BERITA TERKINIRAGAM INFO

Bupati Lutra Kumpul Tokoh Agama Di Aula Lagaligo

×

Bupati Lutra Kumpul Tokoh Agama Di Aula Lagaligo

Sebarkan artikel ini

Sebenarnya, lanjut Iqbal, kerukunan dan toleransi antar-masyarakat relatif baik, ditandai dengan terjaganya stabilitas daerah kita dan hubungan antar-umat beragama yang positif.

Namun demikian, Iqbal Suaeb tidak menutup mata terhadap adanya ketegangan dan potensi konflik yang mungkin muncul.

Dia menegaskan, agama bukanlah penyebab utama konflik yang terjadi. Sebab pemicu-pemicu konflik lebih disebabkan faktor-faktor non-agama seperti sosial, ekonomi, politik, dan kesenjangan.

Berita Terkait :
Delapan Kecamatan Lutra Zona Merah Covid-19

“Agama hanya dijadikan alat justifikasi dari konflik,” kata Iqbal Suaeb mengingatkan.

Menurutnya, ada dua modal utama bagi kita umat beragama di Indonesia untuk mewujudkan kerukunan, kedamaian, dan kesejukan yakni; semua agama menekankan prinsip perdamaian dan mengambil posisi jalan tengah dalam sejumlah persoalan. Serta semua agama mengakui kemajemukan.

“Dalam Islam, kemajemukan adalah Sunatullah. Maka itu, di balik keyakinan tentang kemajemukan ada kemuliaan Tuhan,” katanya. (yus)

Tinggalkan Balasan