BERITA TERKINIPOLKUMHAM

Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf Batalkan Mutasi Era AM Sukri

×

Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf Batalkan Mutasi Era AM Sukri

Sebarkan artikel ini
Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf batalkan mutasi era AM Sukri A Sappewali-Tomy Yulianto sebagai tindak lanjut dari rekomendasi KASN
Pelantikan di era kepemimpinan Bupati Bulukumba AM Sukri A Sappewali. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL, BULUKUMBA – Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf batalkan mutasi era AM Sukri A Sappewali-Tomy Yulianto.

Langkah Bupati Bulukumba itu merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Komisi AparaturSipil Negara (KASN) yang minta membatalkan SK Pelantikan atau rotasi pejabat, pada tanggal 3 dan 7 Januari 2020.

Pembacaan SK berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Jumat (11/6/2021). Buntutnya, 286 pejabat di lingkup Pemkab Bulukumba kembali ke posisi sebelumnya.

Kembali Ke Jabatan Lama

Pejabat yang kembali antara antara lain; Andi Buyung Saputra kembali ke pangkat eselon 2 menjadi 3A, dari jabatan Sekwan kembali ke jabatan lama, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa.

Begitu pula Direktur Rumah Sakit Umum (RSUD) HA Sulthan Dg Radja Bulukumba, dr Rizal kembali sebagai fungsional.

Berita Terkait :
Raymond Anak Buah Agung Sucipto Sebut Mantan Bupati Bulukumba Di Persidangan

Pejabat eselon 3, seperti Camat Bonto Tiro Rahmat Safri kembali menjadi Sekretaris Kecamatan Bontotiro. Begitu pun Camat Kajang Ahmad Safri kembali menjadi Kabid di dinas Peternakan.

Termasuk Camat Gantarang Andi Uke Permatasari bertukar kembali dengan Ismed Bube yang sebelumnya Sekretaris Pemerintah Desa (PMD).

Hal yang sama terjadi pula pada sejumlah jabatan eselon 4. Yang promosi dari staf kembali menjadi staf lagi seperti sebelum mutasi.

Langkah Berat

Terkait keputusan tersebut, Bupati Muchtar Ali Yusuf mengakui, langkah itu terasa berat. Apatah lagi selaku bupati bersama wakil bupati yang baru mengawali pemerintahan, beberapa bulan.

Namun tindakan itu, lanjut Andi Utta, harus ditempuh bersama untuk melaksanakan aturan, demi perbaikan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan di masa-masa mendatang.

Berita Terkait :
KPK Periksa Mantan Bupati Bulukumba AM Sukri A Sappewali

“Mutasi pelantikan ini ibaratnya kita menelan obat pil pahit. Semua merasakan pahit, namun efeknya akan menyembuhkan penyakit atau memperbaiki segala kekurangan yang terjadi selama ini,” katanya.

Tentu mutasi ini juga akan berdampak pada kepercayaan KASN kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam mengelola pemerintahan.

Bahwa Pemkab Bulukumba memiliki komitmen yang kuat dalam melaksanakan aturan penataan birokrasi pemerintahan.

Terima Dengan Jiwa Besar

“Kami berharap, kepada saudara-saudaraku semua, agar keputusan ini dapat kita terima dengan jiwa yang besar, hati yang lapang dan tetap melaksanakan tugas selaku abdi Negara dimana pun ditempatkan,” katanya.

Di era pemerintahannya, Andi Utta berkomitmen melakukan penataan birokrasi yang akan menekankan pada profesionalisme dan integritas aparatur dalam pendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Berita Terkait :
Bupati Bulukumba Siapkan Pengganti Kepala BKPSDM

“Atas pelaksanaan mutasi ini, saya menekankan kepada para Kepala OPD untuk mengambil peran melakukan antisipasi terhadap adanya jabatan yang kosong,” harapnya.

Ia meminta untuk segera mengusulkan untuk ditetapkan pejabat pelaksana tugas dalam jabatan tersebut dengan mempertimbangkan kompetensi dan profesionalisme ASN.

“Langkah ini harus ditempuh, dengan harapan untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan dengan baik,” katanya. (zul)

Tinggalkan Balasan