BERITA TERKINIEDUKASI

Bujang SDN Inpres 113 Laikang Kukuh Tolak Kepsek Dan Segel Sekolah, Ini Kata Kadisdik Takalar

×

Bujang SDN Inpres 113 Laikang Kukuh Tolak Kepsek Dan Segel Sekolah, Ini Kata Kadisdik Takalar

Sebarkan artikel ini

Tentang lahan yang ditempati membangun sekolah, Jamaluddin Ngolla mengatakan, “Bujang sekolah Andi Patoppai mengklaim tanah tempat sekolah adalah miliknya. Padahal, hasil penulusuran saya ke bagian asset, ternyata lokasi sekolah ada sertifikat atas nama Pemkab Takalar.”

Jamaluddin Ngolla menjelaskan juga, bahwa saat ini, tidak ada proses belajar dengan tatap muka, sehingga sekolah ditutup. Tetapi nanti, kalau pandemi Covid-19 berlalu dan keadaan normal sudah kembali, sekolah akan dibuka.

Tentang kain putih yang terpasang di pintu pagar sekolah bertuliskan ‘Sekolah ini disegel tolak kepala sekolah baru’ Jamaludin Ngolla menegaskan, lihat saja nanti.

Berita Terkait :
Pemilik Lahan SDN Bontonompo Dihalangi Ketemu Bupati Takalar, Direktur LK2P Bilang Begini

“Nanti kita lihat, seperti apa nantinya karena saat ini tidak ada proses belajar tatap muka. Kalau kondisi kembali normal maka tidak ada alasan lagi untuk menutup/ menyegel, karena permintaanya sudah dipenuh. Saya bisa pastikan bahwa Kepsek M Nur tidak menjabat di SD Inpres 113 Laikang.”

Dikatakan pula, “Walaupun secara fisik, M Nur tidak hadir di sekolah, namun tetap menjalankan tugas sebagai Kepsek di rumahnya, karena masih berlaku SK hingga ada kebijakan lain.”

Bujang sekolah Andi Patoppoi melalui istrinya Daeng Me’mang tetap bersikukuh jika lahan sekolah itu milik orang tuanya dan alas hak berupa rincik (surat putih) masih tersimpan.

Dia pun masih tegas menolak akan tetap menyegel sekolah jika Dinas Pendidikan Takalar tidak memperhatikan usul mereka dan tetap memaksakan M Nur menjadi sekolah. (kin)

Tinggalkan Balasan