BERITA TERKINIRAGAM INFO

BMKG Ingatkan Potensi Banjir

×

BMKG Ingatkan Potensi Banjir

Sebarkan artikel ini
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, BMKG prakirakan hujan guyur semua daerah di Sulsel, Senin (6/1/2020), mulai pagi hingga malam
Ilustrasi (Foto: thinkstock)

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Wilayah IV Makassar ingatkan potensi banjir di beberapa titik.

BMKG mengingatkan prakiraan potensi banjir itu terkait prediksi hujan yang akan mengguyur sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, Rabu (7/2/2024).

BMKG memprediksi hujan dengan intensitas ringan sampai sedang bakal mengguyur Sulsel periode Februari 2024.

Dalam kaitan itulah sehingga BMKG mengingatkan sejumlah titik berpotensi banjir.

Hujan Pagi

Pagi hari cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar.

Siang hingga sore hari, cuaca berpotensi hujan sedang sampai lebat di Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Toraja Utara, Pinrang, Barru.

Termasuk Kabupaten Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, dan Bone.
Malam hari potensi hujan ringan di wilayah Kepulauan Selayar.

Suhu udara berada dikisaran 19 sampai 32 derajat celcius dan kelembapan udara berada di angka 70 hingga 95 persen.

Peringatan Dini

BMKG mengeluarkan juga peringatan dini potensi moderate sea dengan ketinggian gelombang 1.25-2.5 meter terjadi di Selat Makassar bagian selatan.

Hal yang sama berpotensi juga terjadi di Perairan barat Kepulauan Selayar, Perairan Sabalana, Perairan timur Kepupauan Selayar.

Termasuk Laut Flores bagian utara, Laut Flores bagian barat, Perairan Pulau Bonerate – Kalaotoa bagian utara.

Begitu pula di Perairan Pulau Bonerate – Kalaotoa bagian selatan, Laut Flores bagian timur.

Imbauan Pj Gubernur

Terkait hujan yang terus mengguyur setiap hari, Penjabat Gubernur Bahtiar pun mengeluarkan imbauan masyarakat ikut membersihkan lingkungan.

“Mulai kerja bakti bersihkan saluran air,” kata Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, beberapa waktu lalu.

Kerja bakti Bahtiar, tak perlu tunggu akhir pekan. Budaya gotong royong perlu dihidupkan lagi. Jika masyarakat bergerak bisa tekan potensi banjir. (mun)

Tinggalkan Balasan