BERITA TERKINIRAGAM INFO

Akademisi Dan Jurnalis Baca Puisi Dadakan

×

Akademisi Dan Jurnalis Baca Puisi Dadakan

Sebarkan artikel ini

“Kalau penyair jujur maka kita merasa seperti ada di situ. Setiap penyair pasti punya ciri diksi yang berbeda,” ujarnya.

Pendongeng Mami Kiko juga tampil membaca puisi dengan gaya khasnya. Sedangkan, St Ainun Jariah Rajab, finalis Duta Baca Sulawesi Selatan 2021, membaca puisi berjudul Tubuh Kurus Terbujur Kaku.

Berita Terkait :
Pegiat Literasi Gelar Sastra Sabtu Sore

Ketika ditanya tentang proses kreatifnya, Agus K Saputra bercerita, dia berangkat dari orang yang ingin menulis. Katanya, pintu masuk menulis itu membaca. Saat masih di bangku SD, dia sering diajarkan membaca cepat, diajak bercerita, dan membuat sinopsis atau ringkasan cerita. Ada juga lomba-lomba seni yang biasa dilakukan di sekolah dan itu menjadi motivasi baginya.

“Saya biasa menulis di dinding Facebook, lalu diendapkan, kemudian dirapikan. Setiap ada inspirasi maka tulis saja. Nanti baru diperbaiki,” ungkapnya.

Ahmad Saransi, arsiparis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, mengatakan, buku ini akan jadi mata air peradaban. Sebagai arsiparis, dia hanya ingin berpesan, berkaryalah dan lestarikanlah karya itu dalam bentuk buku.

Dia lalu mengutip peribahasa Latin yang berbunyi, verba volant, scripta manent. Artinya, kata-kata lisan terbang, sementara tulisan menetap. (her)

Tinggalkan Balasan