BERITA TERKINIRAGAM INFO

Dua Istri Wabup Bertarung di Pilkades

×

Dua Istri Wabup Bertarung di Pilkades

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Blitar Marhaenis Urip Widodo, Halla Unariyanti dan Fendriana Anitasari ikut pemilihan kepala desa (Pilkades). (Foto : Erliana Riady/detikcom)

Wakil Bupati Blitar Marhaenis Urip Widodo, Halla Unariyanti dan Fendriana Anitasari ikut pemilihan kepala desa (Pilkades). (Foto : Erliana Riady/detikcom)

MAKASSARCHANNEL.COM – Dua istri Wakil Bupati Blitar Marhaenis Urip Widodo ikut bertarung dalam pemilihan kepala desa (pilkades serentak). Mereka merupakan calon petahana dari dua desa di Kecamatan Talun, yang mengaku maju lagi atas permintaan warga.

Istri pertama Marhaenis, Halla Unariyanti, merupakan calon petahana di Desa Bendosewu. Sedangkan istri keduanya Fendriana Anitasari adalah calon petahana di Desa Wonorejo.

Di Desa Wonorejo, Fendri akan berkompetisi dengan dua calon lainnya, yakni Karmaji dan Muslim Andrimawanto. Fendri mengaku kembali maju dalam pilkades atas dukungan penuh suaminya dan berdasarkan permintaan warga.

“Warga menghendaki saya kembali memimpin. Dan saya izin suami juga didukung penuh,” katanya kepada wartawan, Selasa (15/10/2019).

Pagi ini suara warga Desa Wonorejo yang diperebutkan berjumlah 3.539 orang, yang tersebar di tiga dusun, yakni Dusun Kembang Arum, Mungkung, dan Wonorejo.

Baca Juga :
Politisi PDIP Bilang Jokowi Tak Wajib Libatkan KPK Susun Kabinet

Fendri tidak menampik anggapan, statusnya sebagai istri Wabup Blitar sangat menentukan kemenangan. Namun dia tidak serta-merta memanfaatkan status itu untuk memperoleh dukungan.

Apalagi hasil kinerjanya selama lima tahun menjabat Kades Wonorejo bisa dirasakan oleh masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur desa, irigasi, dan jalan usaha pertanian, yang 60 persen warganya adalah petani.

“Ya tentu ada untungnya (jadi istri wabup). Tapi semua tetap profesional dan sesuai aturan yang berlaku. Tidak ada yang diprioritaskan karena status saya sebagai istri wabup,” katanya dilansir detikcom.

Untuk memajukan desa yang dipimpinnya, Fendri kerap bertukar pikiran dan meminta pendapat dari istri pertama, Halla Unariyanti. Halla selama ini menjabat Kades Bendosewu.

Baca Juga  DPRD Lutra RDP Bahas New Normal dan Pilkades Serentak

Lokasi kedua desa ini yang berdampingan memungkinkan keduanya bekerja sama dalam berbagai bidang. (sar)

Tinggalkan Balasan

Sea of Becoming Maritime Arts Festival 2026 Makassar
BERITA TERKINI

MAKASSARCHANNEL, Makassar – Makassar Art Forum (MAF) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kota Makassar menggelar Sea of Becoming – Maritime Arts Festival 2026. Acara ini akan berlangsung pada 27 hingga 29 November 2026 di Pelataran Menara Phinisi, Universitas Negeri Makassar. Panitia mengusung tema “Makassar: Kota yang Terus Menjadi”. Oleh karena itu, festival ini mengajak seluruh lapisan masyarakat membaca kembali sejarah maritim Makassar sebagai sumber ilmu dan inspirasi seni kontemporer. Makassar Menjadi Pusat Perjumpaan Sejarah Maritim dan Seni Kontemporer Laut bukan hanya berperan sebagai batas geografis bagi masyarakat Makassar. Sebaliknya, laut menjadi ruang perjalanan manusia, pertukaran pengetahuan, perjumpaan budaya, serta pembentukan identitas daerah. Makassar memiliki jejak pelayaran yang sangat panjang. Misalnya, rute pelayaran menuju Marege dan hubungan historis dengan masyarakat Yolngu di Australia menunjukkan bagaimana laut menyatukan berbagai komunitas lintas wilayah. Dengan demikian, panitia menempatkan sejarah tersebut bukan hanya sebagai warisan masa lalu, melainkan sebagai gagasan hidup untuk seni kontemporer masa kini. Empat Perspektif Kuratorial Menjadi Landasan Seluruh Rangkaian Acara Panitia menerjemahkan gagasan utama festival melalui empat perspektif kuratorial yang saling terhubung. Keempat perspektif tersebut kemudian menjadi dasar tiga kegiatan utama yakni Pameran, Pertunjukan, dan Forum Dialog….