MAKASSARCHANNEL, SINJAI – Setahun kepemimpinan Bupati Sinjai Ratnawati fokus penguatan swasembada pangan, mekanisme pertanian, peningkatan infrastruktur pertanian penunjang.
Kepemimpinan duet Bupati Ratnawati Arif dan Wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda kinerja pembangunan berkomitmen kuat dengan terus melakukan beragam upaya guna memajukan sektor pertanian.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Sinjai, Kamaruddin, Jumat (20/2/2026) mengatakan, selain pemberian alat mesin pertanian (Alsintan) yang terus mengalir kepada petani, berbagai program lainnya terus dipacu dalam rangka menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Sinjai.
Penyaluran Alsintan ini dimaksudkan untuk mempercepat kerja kelompok tani, serta mendukung target Luas Tambah Tanam yang dicanangkan oleh Pemerintah.
Peran Strategis
“Penyediaan alsintan ini memiliki peran strategis untuk meningkatkan efisiensi kerja, intensitas pertanaman dan penurunan biaya produksi serta meningkatkan nilai tambah petani,” jelas Kamaruddin.
Jumlah bantuan alsintan yang telah disalurkan selama 1 tahun terakhir ini di antaranya traktor roda 2 sebanyak 28 unit, traktor roda 4 sebanyak 8 unit.
Traktor crawler ada 2 unit, pompa air 4 unit, cultivator 6 unit, handsprayer elektrik 60 unit, combine harvester 2 unit dan power threser (Perontok Padi) ada 12 Unit.
Selain itu, bantuan Sarana Produksi Padi seluas 9.808 Ha dan Bantuan Sarana Produksi Jagung 7.142 Ha.
Rehabilitasi Irigasi
Di sektor perkebunan, para petani juga memdapatkan bibit tanaman kopi seluas 410 Ha dan tanaman durian sebanyak 2.000 Pohon.
Untuk rehabilitasi Irigasi tersier. dilakukan perbaikan irigasi tersier baik melalui perbaikan saluran tersier maupun irigasi perpipaan dan long storage.
Kegiatan rehabilitasi ini merupakan implementasi Program Pengembangan Optimasi Lahan (Nonrawa) seluas 610 Ha guna mendukung pencapaian Swasembada Pangan di Kabupaten Sinjai.
Dalam berbagai kesempatan, Bupati Hj. Ratnawati menyampaikan komitmennya dalam memberikan bantuan kepada petani guna memacu produktivitas pertanian.
Ratnawati juga meminta kepada petani agar memanfaatkan dan merawat bantuan yang diberikan, dikelola dengan baik dan bisa digunakan bagi seluruh petani dan kelompok tani.
“Dengan diberikannya bantuan kepada para petani, diharapkan akan memberikan dampak bagi peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Sinjai serta ada peningkatan kesejahteraan petani. Jika petani makmur maka masyarakat pun makmur dan sejahtera, sehingga kemiskinan akan berkurang,” pungkasnya. (ran)













