BERITA TERKINIEKBISOTOMOTIF

Mitsubishi Segera Luncurkan Mobil Hybrid

×

Mitsubishi Segera Luncurkan Mobil Hybrid

Sebarkan artikel ini
Perusahaan otomotif asal Jepang memastikan Mitsubishi segera luncurkan mobil elektrifikasi jenis hybrid tahun 2026 ini

MAKASSARCHANNEL.COM – Perusahaan otomotif asal Jepang memastikan Mitsubishi segera luncurkan mobil elektrifikasi jenis hybrid tahun 2026 ini.

Perusahaan menggadang-gadang bebut perdana mobil tersebut bakal berlangsung paruh kedua tahun fiskal 2026.

Ini merupakan informasi lanjutan atas materi persentasi Mitsubishi di hari pertama Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Kamis (5/2/2026).

Ketika itu Mitsubishi memperlihatkan dua gambar mobil yang masih terselubung tirai hitam untuk mengaburkan identitasnya.

Paruh Kedua Tahun Fiskal 2026

Saat itu, Presiden Direktur Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Atsusi Kurita, mengatakan, “Saya hanya bisa menyampaikan, mobil hybrid ini meluncur paruh kedua tahun fiskal 2026.”

Kurita menolak menguraikan model mobil hybrid yang akan Mitsubishi rilis. Termasuk rincian jumlah kendaraan hybrid yang akan perusahaan tersebut luncurkan.

“Tapi apakah satu atau dua produk, saya tak bisa bilang,” kata Kurita, di Jakarta, Senin (9/2/2026).

Sebelumnya, Marketing Director MMKSI, Irwan Kuncoro, menyatakan peluang Mitsubishi menghadirkan model elektrifikasi sangat mungkin.

Sejalan Visi Pemerintah

Dia menyebut, perusahaan menegaskan komitmen tersebut karena sejalan dengan visi pemerintah.

“Sangat mungkin elektrifikasi. Intinya Mitsubishi itu akan masuk ke elektrifikasi. Karena itu program pemerintah, apa model dan kapan belum bisa diinfokan. Tapi kami masuk ke situ,” kata Irwan.

Sebagai catatan, Mitsubishi memiliki rekam jejak di segmen elektrifikasi Indonesia dengan Outlander PHEV yang sempat dipasarkan namun penjualannya telah dihentikan.

Kemudian Mitsubishi memasarkan L100 EV sebagai pengisi segmen komersial hingga sekarang.

Di satu sisi, Mitsubishi sempat mengatakan hendak menjual Xpander Hybrid, bahkan memproduksinya secara lokal. Namun Thailand melakukannya dahulu sejak 2024. (bas)

Tinggalkan Balasan