MAKASSARCHANNEL, LIUKANG TUPABBIRING PANGKEP – Camat Liukang Tupabbiring tewas tenggelam saat mengantar bantuan pangan dari Dompet Dhuafa ke Pulau Sarappo, Pangkep.
Kapal yang Camat Liukang Tupabbiring, Fitri Mubarak, tumpangi tenggelam di perairan Kepulauan Pulau Podang, Sabtu (27/12/2025).
Selain Fitri Mubarak, dua orang lainnya juga meninggal dunia. Mereka bertolak dari Dermaga Pangkajene sekitar pukul 09.30 Wita.
Mereka membawa bantuan pangan, sembako dari dompet dhuafa untuk warga yang terpapar bencana angin kencang di Pulau Sarappo.
Kabar duka tewasnya Camat Liukang Tupabbiring itu pertama kali beredar melalui pesan WhatsApp dan cepat menyebar luas di tengah masyarakat.
Tujuh Selamat
Fitri Mubarak mulai menjabat sebagai Camat Liukang Tupabiring sejak akhir tahun 2024. Ia aktif turun langsung melayani masyarakat kepulauan.
Tiga petugas kesehatan, termasuk dr Eka, ikut tenggelam dalam peristiwa tersebut.
Tiga jenazah dan 7 korban selamat musibah tenggelamnya Kapal Motor (KM) Fitri Jaya. Tim SAR sudah mengevakuasi ke Kota Pangkep.
Evakuator menggunakan kapal milik DKPP Syahbandar dari Dermaga Maccini Baji, Labakkang, Pangkep.
“Satu jam lalu berangkat dari Pulau Sarappo dan Podangpodang,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep M Asdar MM, di Dermaga Maccini Baji.
Dia bersama Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Aseegaf, Camat Labakkang, dan staf BPBD Pangkep.
Hadir juga Ketua IKA Smansa Pangkep Adnan Muis RMS (53), sahabat dari salah satu korban tewas.
Korban Tewas
Ada tiga orang meninggal dunia insiden tenggelamnya Kapal Motor (KM) Fitri Jaya, yakni:
1.Koordinator Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Pangkep, Imran S.Kep Nus (37).
2.Camat Tupabiring Utara M Fitri Mubarak S.Sos (53)
3.Darma (29) Bidan di Puskesmas Tupabiring di Pulau Sarappo Caddi, Tupabiring.
Camat Tupabiring berlayar bersama 10 penumpang lain naik kapal jenis jolloro ini dikemudikan M Nasrun, warga Pulau Sarappo Caddi.
Kapten Nasrun berangkat dari Dermaga Sungai Pangkajene, pukul 08.30 Wita memuat 10 penumpang.
Lima dari sepuluh penumpang itu adalah tim LKC Dompet Dhuafa di bawah koordinasi Imran.
Mereka adalah Andi Mappasallang, Etty Permatasari, Siti Fatimah, Nurlina dan Wulan Cahya. Mereka dilaporkan selamat.
Hingga pukul 13.00 Wita, korban selamat masih jalani perawatan di PKM Pulau Sarappo, sebelum petugas melakukan evakusi ke Dermaga Maccini Baji, Labakkang, 12 km dari ibukota kabupaten. ***













