BERITA TERKINIEDUKASI

Kemendikdasmen Tugaskan Peninjau Pelatihan Pembelajaran Mendalam

×

Kemendikdasmen Tugaskan Peninjau Pelatihan Pembelajaran Mendalam

Sebarkan artikel ini
Kemendikdasmen tugaskan peninjau Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) di Makassar, Kamis, 21 Agustus 2025.

MAKASSARCHANNEL, MAKASSARKemendikdasmen tugaskan peninjau Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) di Makassar, Kamis, 21 Agustus 2025.

Kedua petugas dari Kemendikdasmen yang melakukan di Makassar, adalah Dedi dan Tarma. Mereka akan berada di lokasi pelatihan hingga acara berakhir.

Hari pertama kedatangan peninjau dari Kemendikdasmen di Makassar, mereka memantau langsung pelaksanaan pembelajaran di SMKN 2 Makassar.

Mereka menyaksikan proses pelatihan yang berlangsung di enam kelas sekolah yang terletak Jl Pancasila No 15 Makassar tersebut.

Manfaatkan 118 Ruang Kelas

Sebagai informasi, sebanyak 3500 lebih guru dan kepala sekolah se Sulawesi Selatan mengikuti pelatihan Pembelajaran Mendalam.

Pelatihan diselenggarakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Pendidikan (BBGTK) Sulsel di 22 kabupaten dan kota memanfaatkan 118 ruang kelas.

Khusus di Kota Makassar, pelatihan berlangsung di dua sekolah, masing-masing; SMKN 2 Makassar dan SMKN Negeri 6 Makassar.

Saat pembukaan, peserta pelatihan yang berada di SMKN 6 Makassar mengikuti seremoni pembukaan secara virtual.

Program Prioritas

Kepala Bidang Pendidikan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Dr A Anshar ketika membuka kegiatan tersebut, mengatakan, pelatihan tersebut merupakan salah satu program prioritas Kemendikdasmen.

Dia mengatakan, belum semua guru dan kepala sekolah mengikuti pelatihan saat ini.

“Mohon peserta mengimbaskan hasil yang diperoleh selama pelatihan,” kata Anshar.

Menjawab pertanyaan usai membuka kegiatan, Kabid Pendidikan Dinas Pendidikan Sulsel itu mengatakan, tidak paksaan bagi guru mengikuti pelatihan tersebut.

Anshar menyebut, pelatihan pembelajaran mendalam itu memanfaatkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (Dana BOS) Kinerja.

Peningkatan Mutu Pendidikan

Sebagai informasi, Dana BOS Kinerja merupakan bagian dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang memiliki beberapa komponen, termasuk BOS Reguler dan BOS Kinerja.

Pemerintah memberikan Dana BOS Kinerja untuk mendukung kegiatan yang dapat meningkatkan mutu pendidikan.

Seperti pelatihan guru, pengadaan sarana-prasarana, dan pengembangan program unggulan sekolah.

Pemerintah berharap melalui bantuan Dana BOS Kinerja itu bisa memicu sekolah terus berinovasi dalam sistem pembelajaran dan pengelolaan.

Tidak Ada Paksaan

Menjawab pertanyaan usai membuka kegiatan, Kabid Pendidikan Dinas Pendidikan Sulsel itu mengatakan, tidak paksaan bagi guru mengikuti pelatihan tersebut.

Anshar menyebut, pelatihan pembelajaran mendalam itu memanfaatkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (Dana BOS) Kinerja. ***

Tinggalkan Balasan