BERITA TERKINIEDUKASIPOLKUMHAM

Gubernur Andi Sudirman Rencana Bangun SMA Di Pulau Lanjukang

×

Gubernur Andi Sudirman Rencana Bangun SMA Di Pulau Lanjukang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Andi Sudirman rencana bangun SMA di Pulau Lanjukang, sebagai salah satu upaya pemerataan pendidikan

MAKASSARCHANNEL, MAKASSARGubernur Andi Sudirman rencana bangun SMA di Pulau Lanjukang, sebagai salah satu upaya pemerataan pendidikan.

“Lagi kita mau gagas satu. InsyaAllah akan kita gagas satu di pulau Lanjukang,” kata Andi Sudirman di Lapangan Karebosi, Senin (5/5/2025).

Lanjukang merupakan pulau kecil yang berada di gugusan Kepulauan Spermonde, perairan Selat Makassar.

Secara administratif, Pulau Lanjukang masuk pada Kelurahan Barrang Caddi, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang Makassar.

Spot Camping

Pulau ini menawarkan keindahan alam dengan pesona pasir putih disertai pantai yang jernih. Terdapat beberapa spot untuk camping, snorkeling, diving.

Luas Pulau Lanjukang sekitar enam hektare membentang dari arah barat daya hingga timur laut.

Untuk sampai ke Pulau Lanjukang, bisa melalui Dermaga Paotere, Kayu Bangkoa, maupun Kampung Popsa.

Perjalanan laut sepanjang 40 kilometer butuh waktu tempuh sekira dua hingga tiga jam.

Komunikasi Dengan Pemerintah Daerah

Andi Sudirman akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/ kota yang membutuhkan sekolah di wilayah kepulauan.

“Nanti kami akan koordinasi dengan kota, karena kota yang kasih lahan. Nanti kita akan bangun,” urai Andi Sudirman.

Sebagai informasi, provinsi punya kewenangan terhadap pendidikan jenjang Sekolah Menengah Atas.

Sementara kabupaten/ kota punya tugas di tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama.

Renovasi Gedung Sekolah

Sebelum membangun SMA baru, Andi Sudirman juga akan melakukan renovasi ratusan ruang kelas dan fasilitas sekolah yang rusak berat.

Anggaran rehabilitasi itu menurut Andi Sudirman akan menggunakan Dana Alokasi Umum Spesifik Grand (DAU SG) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Pemerintah pusat akan mengembalikan ke daerah DAK fisik. yang sebelumnya pusat tarik, akan dikembalikan ke daerah. Hanya saja, ada skema baru yakni swakelola langsung ke sekolah penerima manfaat.

DAK fisik yang sebelumnya pusat tarik, akan kembali ke daerah dengan skema baru. Yakni swakelola langsung ke sekolah penerima manfaat.

Ruang Kelas Baru

Kadis Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, mengatakan, ada sekolah yang butuh Ruang Kelas Baru. Ada juga sekolah yang membutuhkan toilet memadai.

Dengan kebutuhan yang berbeda, angka rehabilitasi pun bervariasi. Kisarannya Rp 100 juta hingga Rp 250 juta.

Dia mengatakan, berbeda dengan membangun baru. Rehab ruang kelas baru btuh sekira Rp250 juta sekali rehab.

Untuk perbaikan toliet yang memadai, Iqbal Najamuddin memperkirakan kisaran Rp100 juta.

Iqbal mengaku toilet akan mendapat perhatian serius dalam rehabilitasi ini. Akan hadir toilet bernuansa premium demi menjaga kebersihan sanitasi. ***

Tinggalkan Balasan