BERITA TERKINIKOMUNITASRAGAM INFO

Warga Suli-Suli Barat Luwu Halalbihalal Di BBGTK Sulsel

×

Warga Suli-Suli Barat Luwu Halalbihalal Di BBGTK Sulsel

Sebarkan artikel ini
Ratusan warga Suli-Suli Barat Kabupaten Luwu yang bermukim di Makassar halalbihalal di Aula Anging Mammiri BBGTK Sulsel, Sabtu, 11 April 2026

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Ratusan warga Suli-Suli Barat Kabupaten Luwu yang bermukim di Makassar halalbihalal di Aula Anging Mammiri BBGTK Sulsel, Sabtu, 11 April 2026.

Ketua Panitia Kegiatan, Erni Kadir SKM MAdm Kes melaporkan, halalbihalal tersebut merupakan salah agenda rutin organisasi.

Dia mengatakan, panitia mengedarkan sekitar 200 undangan kepada diaspora Suli dan Suli Barat Kabupaten Luwu di Makassar.

Erni Kadir berterima kasih kepada semua donatur yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan halalbihalal bertema Merajut Silaturahmi Mewujudkan Nilai-nilai Taqwa Dalam Kehidupan Sosial itu bisa berlangsung.

Dia mengklaim, dalam waktu yang relatif singkat, panitia bisa mengumpulkan dana sebesar Rp35 juta lebih untuk membiayai kegiatan tersebut.

Hadir sejumlah tokoh asal Suli-Suli Barat yang bermukim antara lain, Andi Rusdin Muchtar dan Harisman, serta sejumlah tokoh lainnya.

Hibah

Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Suli-Suli Barat, Drs Munafri Paspi MSi, menyampaikan apresiasi kepada H Abdul Salam yang telah mewakafkan asrama di Jl Veteran Makassar untuk KKL Suli-Suli Barat.

Apresiasi disampaikan pula kepada seorang tokoh perempuan yang juga mewakafkan tanah 26×40 meter di Suli untuk dijadikan pesantren.

Munafri menyinggung juga soal perjuangan sejumlah elemen untuk mewujudkan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Miskin Terstruktur

Sementara itu Ketua BPW Kerukunan Keluarga Luwu Raya, Ir H Hasbi Samsu Ali MM, dalam sambutannya, mengajak semua pihak untuk tetap bersatu, karena hanya dengan bersatu akan menjadi kuat.

“Mari kita mabbulo sibatang dalam melakukan kebaikan. Mari kita bersinergi bersama. Semoga organisasi tetap eksis,” kata Hasbi.

Dia mengingatkan, perjuangan pembentukan Luwu Raya sebagai daerah istimewa, sejatinya sudah terjadi sejak tahun 1957.

Hasbi Samsu Ali menyebut jika perjuangan pembentukan Luwu Raya terwujud akan sangat menguntungkan dari sisi ekonomi. Salah satunya bisa mengatasi kemiskinan terstruktur.

Dia mengilustrasikan, jika penghasilan seorang ASN bergaji Rp5 juta per bulan menyekolahkan anaknya di Makassar, maka dia akan defisit sebesar Rp2 juta per bulan karena biaya yang harus dikeluarkan untuk membiayai pendidikan sang anak yang tinggal di Makassar.

Jalin Silaturahmi

Prof Dr H Darussalam Syamsuddin MA dalam hikmah halalbihalal mengingatkan bahwa, orang yang senantiasa menjalin silaturahmi akan dipertemukan dengan keluarganya di syurga kelak.

“Bertakwalah kamu kepada Allah dengan menjalin silaturahmi. Yang senantiasa menjalin silaturahmi akan dipertemukan dengan keluarga besarnya di surga kelak,” kata nasihat Prof Dr H Darussalam Syamsuddin.

Dia melanjutkan, “Yang putuskan silaturahmi akan terputus dari rakhmat Allah.”

Di bagian akhir kegiatan, anggota IPMIL mempersembahkan Tari Kreasi Islami. ***

Tinggalkan Balasan