BERITA TERKINIEKBIS

Warga Sinjai Sebut Kadis Asbun Soal Kelangkaan Elpiji 3 Kg

×

Warga Sinjai Sebut Kadis Asbun Soal Kelangkaan Elpiji 3 Kg

Sebarkan artikel ini

Kadis menyebut dengan pasokan sebanyak itu, tidak mungkin terjadi kekosongan di pasar. Sayangnya, Kadis tidak menjelaskan, jumlah kebutuhan warga Sinjai.

Seorang warga mengatakan, jika pernyataan Kadis itu benar, lalu kemana perginya gas elpiji yang 6000 per hari itu? Faktanya, di lapangan masyarakat sulit mendapatkan gas elpiji dan harganya sudah melambung.

Masyarakat minta Kadis sebaiknya turun langsung meninjau ke lapangan baru memberi penjelasan. Sehingga penjelasannya tidak bertentangan dengan fakta di lapangan.

Berita Terkait :
Nelayan Sinjai Ini Tak Kebagian Bansos, Kades Hanya Beri Janji

Omongan Kadis tentang tidak terjadi kelangkaan gas di Sinjai dimuat di beberapa media, tetapi faktanya, warga sulit mendapatkan gas tersebut, meski dengan harga yang lebih tinggi.

Warga butuh gas elpiji dengan harga terjangkau. Bukan omongan Kadis yang tidak sesuai fakta di lapangan, karenaa itu tidak menyelesaikan urusan rakyat yang sudah lama hidup dalam kesulitan.

“Jadi kalau disebut langka di tingkat pangkalan sebenarnya tidak ada. Kalau harga di pengecer itu bukan menjadi aturan kami, karena kita awasi dari pemerintah dan Pertamina hanya penyaluran di tingkat pengakalan. Harga eceran tertinggi (HET) masih sama tidak ada perubahan yaitu, Rp16.000 per biji,” kata Kadis yang dikutip di tribuntimur. (fir)

Tinggalkan Balasan