BERITA TERKINIPemkot MakassarPOLKUMHAM

Wali Kota Minta Polisi Menindak Tegas Jukir yang Pukul Petugas Dishub

×

Wali Kota Minta Polisi Menindak Tegas Jukir yang Pukul Petugas Dishub

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Makassar Minta Polisi Tindak Tegas Jukir yang Pukul Petugas Dishub di Jl Metro Tanjung Bunga agar memberi efek jera
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (kanan). Gambar kiri video pemukulan terhadap petugas Dinas Perhubungan Kota Makassar yang beredar di media sosial. (Foto: Ist)

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, minta kepolisian menindak tegas pelaku pemukulan yang menimpa petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar.

Seorang lelaki yang diduga juru parkir (jukir) liar memukul seorang petugas Dishub yang sedang mengatur lalu lintas.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Metro Tanjung Bunga, kawasan Gedung Celebes Convention Center (CCC) Makassar, Minggu (10/8) sore.

Beredar di Media Sosial

Video kejadian ini kemudian beredar di media sosial. Rekaman video dengan durasi 11 detik itu tampak terjadi keributan.

Seseorang yang diduga sebagai jukir liar mengenakan ikat kepada warna hitam bertengkar dengan seorang petugas Dishub Kota Makassar.

Beberapa orang sempat melerai, tetapi lelaki itu sempat memukul wajah dan menarik kerah baju seorang petugas Dishub. Seorang petugas kepolisin langsung menghentikan momen pemukulan ini dan mengamankan petugas Dishub.

Sementara beberapa orang juga menarik dan mengamankan pelalu pemukulan itu.

Sesuai informasi, peristiwa bermula ketika petugas Dishub menegur pelaku karena memarkir kendaraan di badan jalan. Teguran tersebut justru dibalas dengan amarah dan kekerasan.

Tindak Tegas untuk Efek Jera

Mengutip situs resmi Pemkot Makassar, Wali Kota Munafri Arifuudin atau Appi meminta agar pihak kepolisian menindak tegas pelaku. Ini penting agar memberikan efek jera.

“Atas kejadian ini, saya sudah meminta Kapolrestabes untuk menindak tegas. Tidak boleh ada pembiaran. Jangan sampai hari ini ditangkap, besok sudah keluar lagi. Lalu mengulangi perbuatannya. Harus ada efek jera,” tegas Appi, Senin (11/08/2025).

Ia juga menegaskan, petugas Dishub bekerja mewakili negara untuk menegakkan aturan dan menertibkan pelanggaran. Oleh karena itu, tindakan kekerasan terhadap mereka sama saja melawan hukum dan merusak tatanan.

“Negara ini punya hukum dan aturan. Masa orang yang bekerja memperbaiki pelanggaran justru diserang oleh pihak yang hanya ingin memanfaatkan fasilitas secara komersial semaunya. Tidak bisa begitu,” tambahnya.

Munafri juga meminta pihak kepolisian memaksimalkan proses hukum terhadap pelaku, karena menurutnya, tindakan pemukulan tersebut tergolong respon brutal.

Ia menyebut Pemkot bersama Dinas Perhubungan, PD Parkir, dan Satpol PP serta back up TNI Polri akan melaksanakan operasi penertiban jukir liar.

“Karena kejadiannya sudah seperti ini, operasi akan melibatkan TNI dan Polri agar masalah ini benar-benar tuntas,” ungkap Appi. ***

Tinggalkan Balasan