MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR– Wali Kota Makassar menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan 2nd International Dental Summer Course 2025 dan National Dental Research Program (NDRP) yang digelar oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin (FKG Unhas). Melalui program ini, Makassar semakin menegaskan perannya sebagai bagian dari ekosistem riset dan pengabdian internasional di bidang kesehatan gigi dan mulut. Rabu, 30 Juli 2025
Sejak awal audiensi, Selasa 29/7/2025Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, langsung menyambut baik inisiatif FKG Unhas. Ia menyampaikan komitmen pemerintah kota untuk mendukung kegiatan yang berlangsung pada 17–28 Agustus 2025. Tidak hanya itu, ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi akademik yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama di wilayah pesisir.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan program ini. Pemerintah Kota Makassar terus mendorong kolaborasi akademik yang berdampak sosial nyata,” ujar Munafri.
Selanjutnya, FKG Unhas Fokuskan Riset dan Edukasi di Komunitas Pesisir
FKG Unhas mengarahkan program NDRP untuk menghasilkan publikasi akademik sekaligus melaksanakan penyuluhan kesehatan gigi di komunitas pesisir. Dengan demikian, para peserta tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga berkontribusi langsung kepada masyarakat.
Lebih lanjut, International Dental Summer Course mengusung tema “Transforming Oral Health Care: Implementing Digital Dentistry for Special Needs Communities”. Program ini menghadirkan kuliah dari pakar global, workshop klinis, dan sesi lintas disiplin bersama Fakultas Psikologi dan Fakultas Teknik. Dengan pendekatan ini, peserta memperoleh wawasan menyeluruh tentang inovasi teknologi dalam pelayanan kesehatan gigi inklusif.
Sebagai Penutup, Makassar Tunjukkan Komitmen Menuju Kota Edukasi dan Kesehatan Global
Melalui kepercayaan sebagai tuan rumah kegiatan internasional, FKG Unhas menunjukkan kapasitasnya dalam mengembangkan ilmu dan pengabdian masyarakat. Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat citra kota sebagai pusat pembelajaran dan kolaborasi global.***











