MAKASSARCHANNEL – Hingga Selasa (2/12/2025) malam, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor tiga provinsi di Sumatra terus bertambah mencapai 744 orang dan 551 orang hilang.
Data realtime Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 20:00 WIB atau 21:00 Wita, juga menunjukkan 2.564 orang mengalami luka ringan hingga berat.
Jumlah penduduk yang terdampak di tiga provinsi juga meningkat lebih dari dua kali lipat. Jika sehari sebelumnya tercatat 1,5 juta, hari ini menjai 3,3 juta orang.
Data jumlah pengungsi juga meningkat hampir dua. Jika sehari sebelumnya tercatat 580.700 orang, hari ini menjadi 1,1 juta orang.
Sedangkan demikian juga daerah yang terdampak tetap tercatat 50 kabupaten/kota. Angka ini sama dengan sehari sebelumnya.
Peningkatan jumlah tetap terjadi di Provinsi Sumatra Utara menjadi daerah yang paling parah. Jika sehari sebelumnya tercatat 283 orang meninggal, hari ini bertambah menjadi 301 orang.
Kecuali jumlah orang yang dinyatakan hilang sehari sebelumnya tercatat 169 orang, hari ini berkurang enam orang menjadi 163 orang.
Berikut rekap data korban bencana banjir dan longsor di Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh, dari BNPB hingga pukul 20:00 WIB Selasa (2/12/2025)
Sumatra Utara
Meninggal: 301 orang
Hilang: 163 orang
Terluka: 614 orang
Jumlah terdampak: 1.700.000 orang
Mengungsi: 527.300 orang
Daerah terdampak: 17 kabupaten/kota
Sumatra Barat
Meninggal: 225 orang
Hilang: 161 orang
Terluka: 112 orang
Jumlah terdampak: 141.800 orang
Mengungsi: 137.400 orang
Daerah terdampak: 15 kabupaten/kota
Aceh
Meninggal: 218 orang
Hilang: 227 orang
Terluka: 1.838 orang
Jumlah terdampak: 1.500.000 orang
Mengungsi: 449.600 orang
Daerah terdampak: 18 kabupaten/kota. ***













