BERITA TERKINIINTERNASIONAL

Tragedi Udara di Bangladesh: Jet Tempur Jatuh di Kampus, 20 Tewas

×

Tragedi Udara di Bangladesh: Jet Tempur Jatuh di Kampus, 20 Tewas

Sebarkan artikel ini
Pesawat Tempur
Foto:

MAKASSARCHANNEL, Dhaka, Bangladesh — Sebuah jet tempur milik Angkatan Udara Bangladesh jatuh menimpa kampus Milestone School and College di kawasan Uttara, Dhaka, pada Senin (21/7/2025). Insiden tragis ini terjadi saat jam belajar berlangsung dan menewaskan sedikitnya 20 orang, termasuk sang pilot.

Kronologi Kejadian

Pesawat jenis F-7 BGI buatan Tiongkok lepas landas dari Pangkalan Udara AK Khandaker sekitar pukul 13.06 waktu setempat. Tak lama setelah mengudara, pesawat mengalami gangguan teknis. Pilot, Letnan Penerbang Mohammed Toukir Islam, berusaha menghindari kawasan padat penduduk. Namun, pesawat akhirnya menghantam bangunan sekolah dua lantai yang sedang dipenuhi siswa.

Korban Didominasi Anak Sekolah

Sebanyak 171 orang mengalami luka-luka, mayoritas adalah anak-anak berusia 8 hingga 14 tahun. Mereka tengah mengikuti ujian saat pesawat jatuh. Banyak korban mengalami luka bakar serius dan kini dirawat intensif di rumah sakit luka bakar nasional.

Suasana Panik dan Evakuasi

Rekaman video menunjukkan kobaran api besar dan asap tebal membumbung ke langit. Orang tua dan guru menangis histeris di lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran bekerja keras memadamkan api dan mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan.

Hari Berkabung Nasional

Pemerintah Bangladesh menetapkan Selasa (22/7/2025) sebagai Hari Berkabung Nasional. Bendera dikibarkan setengah tiang di seluruh negeri. Pemimpin sementara Muhammad Yunus menyampaikan belasungkawa dan menyebut insiden ini sebagai “kerugian tak tergantikan”.

Upaya Penyelamatan dan Bantuan

Tim SAR masih menyisir lokasi untuk mencari korban tambahan. Masyarakat Bulan Sabit Merah Bangladesh membuka donasi dan hotline darurat di rumah sakit luka bakar nasional. Beberapa korban dievakuasi menggunakan helikopter dan kendaraan darurat.

Kecelakaan ini menjadi salah satu tragedi penerbangan paling mematikan dalam sejarah Dhaka. Pemerintah berjanji akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti jatuhnya pesawat. Dukungan dan solidaritas internasional pun mulai mengalir ke Bangladesh.***

Tinggalkan Balasan