MAKASSARCHANNNEL, SUNGGUMINASA GOWA – Menyusul maraknya penyalahgunaan narkoba oleh oknum polisi, Kapolres Gowa melakukan tes urine mendadak ratusan personel Polres Gowa.
Langkah tegas Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, itu sebagai respons terhadap perintah Kapolri da Kapolda Sulsel.
Sebagai informasi, awal tahun 2026 ini, sejumlah kasus penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian. Terbaru, kasus Kasat Narkoba Polres Toraja Utara, AKP Arifan Efendi.
Tes berlangsung mndadak di sela kegiatan buka puasa bersama di Rumah Jabatan Kapolres Gowa, Kecamatan Somba Opu, Selasa (24/2/2026).
Semua Negatif
Kapolres Gowa menjadi orang pertama menjalani tes. Menyusul Wakapolres Kompol Gani dan Kabag Ops Kompol Darwis Daud.
Kemudian satu per satu perwira masuk ke toilet di bawah pengawasan ketat Provos dan tim Seksi Dokkes.
Tes berlangsung tertib dan terbuka. Hasil pemeriksaan langsung diperlihatkan di tempat.
“Alhamdulillah seluruhnya negatif. Tidak ada satu pun yang positif,” tegas AKBP Aldy yang mulai menjabat Kapolres Gowa sejak 9 April 2025.
Komitmen Internal
Ia menyebut langkah itu sebagai komitmen internal dalam pemberantasan narkoba, sekaligus tindak lanjut instruksi pimpinan Polri.
“Ini perintah Kapolri dan Kapolda Sulsel. Kita ingin memastikan tidak ada oknum terlibat penyalahgunaan narkoba,” ujar lulusan Akpol 2006 itu.
Ia menegaskan, akan menjatuhkan sanksi tegas tanpa pandang bulu jika menemukan ada anggota yang positif menggunakan narkoba.
Pencegahan Dini
Langkah mendadak ini tak lepas dari sorotan publik terhadap kasus yang menjerat Kasat Narkoba Polres Toraja Utara beberapa waktu lalu.
Perwira yang seharusnya berada di garis depan pemberantasan narkotika itu justru diduga terlibat penyalahgunaan barang haram.
Kasus tersebut langsung ditangani Propam dan menjadi perhatian serius di jajaran Polda Sulawesi Selatan dan memicu evaluasi internal di sejumlah polres, termasuk Polres Gowa.
Tes urine mendadak itu sebagai bentuk pencegahan dini sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Teladan Bagi Masyarakat
“Kapolres harus menjadi teladan bagi anggota dan masyarakat,” ujar beberapa waktu sebelumya.
Tes urine mendadak di bulan Ramadan ini menjadi pesan kuat Polres Gowa berupaya menunjukkan komitmen bersih dari dalam.
Langkah preventif itu sekaligus menjadi pengingat bahwa perang terhadap narkoba tak hanya menyasar masyarakat, tetapi juga harus dimulai dari internal institusi sendiri. ***













