MAKASSARCHANNEL.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif, memastikan tarif listrik 900 VA bakal naik karena pemerintah telah cabut subsidinya.
Sebagian besar pelanggan dengan daya 900VA telah dicabut subsidinya karena dianggap masuk golongan mampu dan tak layak lagi mendapatkan subsidi.
Namun saat ini, masih tersisa 6,9 juta pelanggan daya 900 VA yang mendapat subsidi. Mereka lah yang bakal mengalami kenaikan tarif listrik tahun depan.
“Tarif listrik tahun depan, kalo yang mampu disesuaikan,” kata Arifin di kantor Luhut, Jakarta, Selasa (19/11/2019).
Terkait besaran kenaikan tarifnya, Arifin belum menyebutkan secara gamblang. Namun ia tidak menyangkal terkait kabar yang beredar bahwa kenaikan berkisar Rp 29 ribu/ bulan.
Penyesuaian
“(Rp 29.000/bulan) iya kan nggak banyak,” ucap Arifin.
Kenaikan tarif atau penyesuaian ini dikarenakan tak ada lagi subsidi di kelompok tersebut mulai 2020.
Di lokasi yang sama, Direktur Jenderal Kelistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana menambahkan, penyesuaian dan pencabutan subsidi ini sudah disepakati dengan DPR.
“Bahwa yang pasti itu sudah tidak disubsidi lagi,” katanya.
Pencabutan subsidi ini merupakan kesepakatan pemerintah pada September lalu. PLN memperkirakan saat ini terdapat setidaknya 27 juta pelanggan listrik 900 VA baik mampu ataupun tidak mampu. (mun)













