MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulsel siapkan 500 Komcad untuk mengikuti pelatihan sebagai pasukan cadangan militer sukarela di Indonesia.
Pemerintah sedang menyiapkan Komponen Cadangan (Komcad) yang merupakan pasukan cadangan militer sukarela di Indonesia.
Terdiri dari warga sipil, ASN, atau pekerja yang dilatih dasar kemiliteran guna memperkuat TNI.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, ikut mengerahkan ASN dalam memenuhi komcad TNI.
Nantinya ASN terseleksi akan mengikuti pelatihan selama dua bulan. Setelah itu, ASN yang layak akan terdaftar sebagai Komcad TNI.
Proses seleksinya pun disebutnya ketat. Sebab menyasar ASN berusia di Bawah 35 tahun.
“Hampir 600 yang daftar, tapi yang terseleksi nanti sekitar 500. Itu terdiri dari ASN provinsi dan 170-an lebih dari kabupaten/kota,” ujar Andi Sudirman saat ditemui di Depan Aula Arafah, Asrama Haji Sudiang, Makassar, Minggu (22/2/2026).
“Harus dia memiliki fisik yang cukup, ada pemeriksaan kesehatan, seperti mau daftar tantara,” katanya.
Kesiapsiagaan Nasional
Sebagai bentuk kesiapsiagaan nasional, kebijakan ini diatur dalam Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara, yang menjadi dasar pembentukan Komcad.
ASN ditempatkan bukan hanya pelaksana kebijakan publik dan pelayanan administratif, tetapi menjadi bagian dari warga negara yang memiliki kewajiban bela negara.
“Harus dia memiliki fisik yang cukup, ada pemeriksaan kesehatan, seperti mau daftar tantara,” katanya.
Hak Warga Negara
Wakil Menteri Pertahanan RI Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan menekankan setiap warga negara berhak terlibat dalam mempertahankan negara. Hal ini disebutnya telah di atur dalam konstitusi.
“Dari undang-undang mengatakan semuanya wajib,” kata Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan di Asrama Haji Sudiang.
Pasal 27 ayat (3) berbunyi setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.
Sedangkan pasal 30 ayat (1) kembali menguatkan dengan bunyi Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.
Perluas Basis Pertahanan
Melibatkan ASN dalam Komcad dinilai sebagai langkah konkret memperluas basis pertahanan nasional.
Di sisi lain ikut menanamkan semangat nasionalisme dan militansi dalam birokrasi pemerintahan.
Keikutsertaan ASN dalam Komcad pun diharapkan memperkuat sinergi antara kekuatan sipil dan militer, mendorong internalisasi wawasan kebangsaan dalam penyelenggaraan pemerintahan
Serta memastikan bahwa ASN memiliki daya juang ideologis dalam menjaga eksistensi negara. ***











