BERITA TERKINIPEMERINTAH DAERAHRAGAM INFO

Sinjai Darurat Covid-19

×

Sinjai Darurat Covid-19

Sebarkan artikel ini
Setelah sekian lama menjaga agar tak ada warga yang terpapar virus corona yang mengganas, kini Sinjai darurat Covid-19.
Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa, saat memberi keterangan kepada pers di Hotel Sinjai, Jumat (1/5/2020), yang menyebutkan adanya warga Sinjai yang terkonfirmasi terinfeksi virus corona. (Foto : Firmansyah/MAKASSARCHANNELCOM).

MAKASSARCHANNEL, SINJAI – Setelah sekian lama menjaga agar tak ada warga yang terpapar virus corona yang mengganas, kini Sinjai darurat Covid-19.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, memuji Sinjai sebagai kabupaten yang berhasil menjaga wilayahnya dari penyebaran virus corona.

Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa, saat menggelar jumpa pers di Hotel Sinjai, Jumat (1/5/2020), mengatakan, “Sinjai sekarang Status Darurat Corona.”

Andi Seto Gadhista Asapa, menggelar menggelar jumpa pers itu setelah terkonfirmasi ad salah satu warga Sinjaiyang terinfeksi virus corona.

Ponpes Di Jatim

Andi Seto mengungkapkan, kepastian adanya warga yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona itu diketahui setelah penderita tersebut, selesai menjalani rapid test seusai pengambilan sample beberapa santri yang menuntut ilmu di salah satu pondok pesantren di Jawa Timur.

“Berita kemarin, yang menyatakan bahwa tujuh orang santri yang positif. Enam orang berasal dari Sinjai dan satu orang ber-KTP Kabupaten Bone,” kata Andi Seto.

Saat memberi keterangan, Bupati Andi Seto didampingi Wakil Bupati Sinjai, Ketua DPRD Sinjai, Dandim Sinjai, Kapolres Sinjai, dan Kepala Dinas Kesehatan Sinjai.

Ini Videonya:

https://www.youtube.com/watch?v=WsX8b33anVI

Andi Seto menjelaskan, santri yang mondok di Jawa Timur itu, diperkirakan pulang kampung sebelum diberlakukan larangan mudik oleh Presiden Jokowi.

“Santri yang mudik ini, diperkirakan sebelum Bapak Presiden mengeluarkan aturan pelarangan mudik,” kata Andi Seto.

Santri tersebut diperkirakan masuk Sinjai melalui Bandara Sultan Hasanuddin Maros, beberapa waktu lalu.

Ke-enam orang santri tersebut, lanjut Andi Seto, sudah diisolasi di rumah sakit umum daerah sinjai. (fir)

Tinggalkan Balasan