Dia juga mengatakan, saat sekolah tatap muka, setiap pelajar wajib mengenakan masker. Jarak juga akan diatur sesuai dengan protokol kesehatan.
“Ada juga karena kelasnya kecil hanya memuat 50 persen jadi akan dibuat selang seling. Jadi hari ini, kelompok ini yang masuk besoknya kelompok lainya. Jika dalam satu kelas ada 30 siswa, hanya boleh 15 kita akan kasih selang seling. Dibuat begitu, kita akan atur. Yang namanya uji coba ini tahap penyesuaian,” urai Adnan.
Berita Terkait :
Bupati Gowa Lepas Rombongan Pengantar Bantuan Korban Banjir Masamba Lutra
Dia juga mangatakan, semua jendela sekolah harus dibuka. Tidak ada lagi yang memakai horden agar sirkulasi udara semakin baik.
“Semua pintu dibuka, jadi sirkulasi semakin baik itu semua nanti yang tertuang dalam videonya,” bebernya.
Namun ada juga sudah mulai memberlakukan sekolah tatap muka seperti madrasah yang di bawah naungan Kementerian Agama dan sekolah swasta. Sekolah yang telah memberlakukan pembelajaran tatap muka tetap menerapkan protokol kesehatan dan juga dibatasi hanya 25 persen.
“Kalau negeri, khususnya SD dan SMP yang menjadi tanggungjawab saya belum sekolah tatap muka,” tegas Adnan. (mun)













