BERITA TERKINIEDUKASI

Program Seragam Sekolah Gratis Libatkan 500 Penjahit

×

Program Seragam Sekolah Gratis Libatkan 500 Penjahit

Sebarkan artikel ini
Plt Kepala Dinas Pendidikan Makassar Andi Bukti Djufrie mengatakan, Program Seragam Sekolah Gratis libatkan 500 penjahit pelaku UMKM

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Plt Kepala Dinas Pendidikan Makassar Andi Bukti Djufrie mengatakan, Program Seragam Sekolah Gratis libatkan 500 penjahit pelaku UMKM.

Pemberdayaan pelaku UMKM itu menurut Andi Bukti akan terbagi menjadi 52 kelompok, dengan masing-masing kelompok beranggotakan 10 orang.

Satu orang akan bertindak sebagai koordinator untuk setiap kelompok untuk mengoordinasi proses produksi dan pengadaan melalui e-Katalog.

Program ini terbuka untuk umum. Semua peserta yang mendaftar bisa mengakses melalui e-Katalog dan LPSE.

“Mereka yang terlibat sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan, sesuai mekanisme yang berlaku,” jelas Andi Bukti.

33 Ribu Siswa Baru

Pemerintah Kota Makasar akan membagikan seragam sekolah tersebut kepada 33 ribu siswa baru dari 314 SD dan 55 SMP di Makassar.

Masing-masing siswa akan menerima dua pasang seragam, dua pasang pakaian putih merah untuk SD dan dua pasang putih biru bagi siswa SMP.

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran senilai Rp11 miliar untuk kebutuhan program tersebut.

“Kami menargetkan, seluruh seragam telah terdistribusi sebelum tahun ajaran baru berjalan mulai 14 Juli mendatang,” kata Andi Bukti.

Pemerintah Kota Makassar melalui konsolidasi e-katalog versi 6 membuka peluang tersebut.

Pendaftaran bisa diakses melalui website LPSE Kota Makassar: https://lpse.makassar.go.id dengan batas pendaftaran hingga 28 Mei.

Salah Satu Program Unggulan

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan, seragam sekolah gratis itu ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan salah satu dari 7 Program Unggulan Pemerintah Kota Makassar.

Seragam Sekolah Gratis menjadi prioritas demi meringankan beban orang tua dan mendukung pendidikan di Makassar.

“Dengan melibatkan UMKM lokal, kita tidak hanya menghadirkan seragam berkualitas, tapi juga memberdayakan ekonomi kerakyatan di Makassar,” ucap Munafri, Minggu (25/5/2025). ***

Tinggalkan Balasan