Sampai saat ini program damping telah menebar manfaat kepada lebih dari 5.000 wirausaha dan 2.300 alumni dari program pendampingan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangerang Selatan, Warman Syanudin, mengatakan, “Kami sangat berterima kasih atas adanya program Damping ini karena memberikan dampak pada penerima manfaat sebanyak lebih dari 5000 orang, dimana kami mewakili dari Kota Tangerang Selatan merupakan yang paling banyak merasakan dampak manfaat dari adanya program ini.”
Berita Terkait :
Dompet Dhuafa Gelar Gebyar Budaya Nusantara
“Semoga makin banyak lagi nantinya terkhusus bagi anak-anak muda yang tergerak untuk membangun UKM di Tangerang Selatan, dan tentunya kita dapat selalu bersinergi memberikan wadah tersebut melalui program Damping dari kampus bisnis Umar Usman beserta Danone Indonesia,” katanya.
VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto, menjelaskan, pelaku UMKM sangat besar pengaruhnya terhadap roda ekonomi. Di sini Danone Indonesia ingin menjadi perusahaan yang membawa manfaat kepada masyarakat, tidak hanya melalui bisnis dan produk kami yang sehat tetapi juga dari inisiatif kami.
Lebih dari itu, katanya, Danon Indonesia sebagai perusahaan bergerak di bidang nutrisi dan hidrasi dapat berkembang hingga saat ini juga berkat kolaborasi bersama multipihak salah satunya UMKM dalam perputaran bisnis kami karena dari hulu hingga hilir kami banyak berinteraksi dengan pelaku UMKM.
“Untuk itu, kami bekerjasama dengan Kampus Bisnis Umar Usman sejak tahun 2020 hingga saat ini melalui rangkaian program Damping yang kami jalankan sebagai bentuk komitmen Danone Indonesia dalam mendukung perkembangan UMKM di Indonesia dan membawa kesehatan kepada sebanyak mungkin masyarakat Indonesia,” urainya.
Ketua Yayasan Pendidikan Umar Usman, Asep Hendriana, mengatakan, kemitraan dengan Danone Indonesia merupakan upaya sinergi dan kolaborasi mendorong peningkatan UMKM.
“Melalui kegiatan Puncak Damping 2022 ini, diharapkan sebagai pemantik dalam rangka mendukung tujuan bersama yaitu mendukung UMKM maju dan berkembang, mendukung peningkatan rasio kewirausahaan di Indonesia,” katanya. (her)













