MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Melalui kerja keras seluruh pimpinan dan tim, Program Studi, Prodi Ilmu Keolahragaan FIKK UNM terakreditasi ASIIN.
Prestasi membanggakan tersebut tentu saja lahir dari sebuah kerja keras seluruh pimpinan dan tim sehingga terwujud dengan baik meski harus menunggu lama dalam proses demi proses.
Ini kabar gembira bagi seluruh civitas akademika Program Studi (Prodi) Ilmu Keolahragaan (IKOR) Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) oleh karena Prodi ini dinyatakan resmi mengantongi akreditasi ASIIN.
Prodi IKOR FIKK UNM patut diberikan acungan jempol atas keberhasilan meraih akreditasi internasional penuh dari lembaga akreditasi bergengsi asal Jerman, Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN).
Capaian Prestisius
Dekan FIKK UNM, Prof. Dr. Hj. Hasmyati, M.Kes, menyatakan senang dan bangga atas capaian prestisius internasional yang akan berlaku sampai dengan 21 Januari 2027.
Apalagi untuk saat ini Prodi IKOR bahkan disinyalir menjadi Prodi olahraga pertama yang terakreditasi internasional ASIIN di Indonesia.
“InsyaALLAH kita akan upayakan untuk bisa diperpanjang sampai 2031, tetapi sekali lagi kami sangat bersyukur atas Akreditasi ASIIN ini yang tentu saja melengkapi akreditasi Unggul Prodi ini dari BAN-PT yang berlaku sampai 2030,” ungkap Prof. Dr. Hj. Hasmyati , di WA grup Akademik FIKK UNM.
Dia melanjutkan, “Alhamdulillah sekali lagi terima kasih banyak atas segala bantuan dan dukungannya semua terutama para tim dan terkhusus kepada Ibu Plh Rektor UNM atas segala saran dan supportnya, kepada bapak/ibu Dekan, bapak/ibu pimpinan jurusan/prodi, dosen atas bantuan, dukungannya.”
Sementara itu, Sekretaris Prodi IKOR, Bustang, S.Pd., M.Sc., Ph.D., mengatakan, pihaknya diberi waktu sampai 21 Oktober 2026 untuk melengkapi kekurangan atau masukan dari tim Asesor ASIIN dan jika bisa memenuhi hal tersebut maka akreditasi akan diperpanjang sampai 30 September 2031, sekitar 4 tahun lebih. (***)













