BERITA TERKINIEDUKASI

Pranata Edu Jurnal Pertama UIT Terindeks Garuda Kemristekdikti

×

Pranata Edu Jurnal Pertama UIT Terindeks Garuda Kemristekdikti

Sebarkan artikel ini
Pranata Edu Jurnal pertama UIT terindeks Garuda Kemristekdikti (Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi), per September 2019

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Pranata Edu Jurnal pertama UIT terindeks Garuda Kemristekdikti (Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi), per September 2019.

Di bawah manajemen baru UIT, Dekan FISIP UIT, Dr (Cand) Nani Harlinda Nurdin, M.Si. berhasil mewujudkan proses dan tahapan melengkapi institusinya sesuai arahan Lembaga Layanan Dikti (LLDIKTI), Wilayah IX Sulawesi.

“Arahan Kepala Lembaga Prof. Jasruddin, perguruan tinggi mutlak memiliki jurnal Ilmiah online terakreditasi,” ujar Nani Harlinda Nurdin.

Kini Pranata Edu memasuki edisi ke-2 dan menjadi open jurnal system yang dosen Perguruan Tinggi Negeri/ Swasta (PTN/S) di seluruh Indonesia bisa gunakan.

“DOI Pranata Edu, juga sudah menyertai indeks Garuda, insya Allah kami akan segera menyiapkan akreditasi jurnal ini tahun depan,” kata Dekan FISIP UIT, sembari menambahkan Pusat Kajian FISIP UIT juga sedang menyiapkan agenda kegiatannya.

Akreditasi 7 Prodi

Rektor UIT, Dr Andi Maryam, SST. SKM. M.Kes. menyebutkan, dalam programnya sejak dilantik 7 Januari 2019, sudah berhasil memotivasi penerbitan jurnal ilmiah online dan akreditasi 7 prodi dengan nilai B.

“Sesuai target kami, yang sejalan dengan target universitas, akan meluncurkan jurnal pengabdian,” ujar Pimpinan Pranata Edu, Zulkarnain Hamson, S.Sos. M.Si.

“Pembahasan rencana jurnal pengabdian online dijadwalkan berlangsung Oktober pekan pertama,” ujarnya.

Zulkarnain Hamson, mengatakan sejak menjabat Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UIT, Juli 2018, dan berakhir 7 Januari 2019, gagasannya untuk mewujudkan setiap fakultas di UIT, memiliki jurnal Ilmiah online terakreditasi.

Buka Peluang Jajaran Dosen

“Pranata Edu akan membuka peluang bagi jajaran dosen PT di seluruh Indonesia, kami berharap benar-benar dimanfaatkan untuk publikasi ilmiah,” ujarnya.

Dengan jumlah dosen yang terbilang besar, di kisaran 500 orang dalam pangkalan data yang belum rasionalisasi pasca pemulihan dari sanksi di 2018 kemarin, UIT juga sudah menyelesaikan wisuda tahap pertama dan akan disusul tahap kedua akhir tahun 2019 ini.

Pranata Edu, kata Zulkarnain, berisi sejumlah reviewer berstandar internasional dari Unhas, juga dari perguruan tinggi di Thailand.

“Kami mengundang para dosen FISIP di Indonesia untuk mengirimkan karyanya di jurnal kami,” ujar Zulkarnain Hamson, yang kini dipercayai menjabat Wakil Rektor IV Bidang Humas Kerjasama dan Inovasi UIT. (kin)

Tinggalkan Balasan