BERITA TERKINIEDUKASI

Peserta Pelatihan BCKS Di SDN Timor Makassar

×

Peserta Pelatihan BCKS Di SDN Timor Makassar

Sebarkan artikel ini
Kunjungan peserta Pelatihan BCKS di SDN Timor Makassar, Sabtu (6/9/2025) mengusung topik Kewirausahaan Dalam Kepemimpinan
Kepala SDN Timor Makassar, Nurcaya SPd (kelima dari kiri) bersama peserta Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah dan guru-guru sekolah tersebut, di depan ruang guru SDN Timor Jl Ternate Makassar, Sabtu (6/9/2025). (Foto : Munir)

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Kunjungan peserta Pelatihan BCKS di SDN Timor Makassar, Sabtu (6/9/2025) mengusung topik Kewirausahaan Dalam Kepemimpinan.

Sebagai informasi, sebanyak 239 guru dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulsel mengikuti pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) di Makassar.

Pelatihan diselenggarakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan selama sepuluh hari.

Kegiatan itu berlangsung dari tanggal 31 Agustus 2025 hingga 9 September 2025 di Karebosi Primier Hotel Makassar.

Shadowing peserta pelatihan ke sekolah itu adalah untuk berbagi praktik baik meliputi; bagaimana kompetensi kepribadian kepala sekolah, pengelolaan sekolah, kewirausahaan dalam kepemimpinan, dan supervisi akademik.

Masukan Peserta Pelatihan

Saat memberi penjelasan kepada tujuh peserta pelatihan BCKS itu, Kepala SDN Timor, Nurcaya SPd, didampingi Guru PJOK merangkap bendahara, Muh Irwan Spd. Hadir semua guru berjumlah enam orang.

Dalam diskusi di kunjungan shadowing ketiga itu, peserta pelatihan banyak memberi masukan kepada Kepala SDN Timor Makassar.

Di antaranya, bicara tentang cara mengembangkan literasi. Termasuk soal praktik pendidikan olahraga dan keamanan laptop milik sekolah.

Terkait saran peserta pelatihan agar membuat tabungan bagi anak sekolah, Kepala SDN Timor Nurcaya mengatakan, itu sudah pernah diupayakan namun tidak berjalan. Termasuk peluang mengelola kantin sekolah.

Alasan paling mendasar menurut Nurcaya adalah, adalah faktor ekonomi orang tua murid.

Salah seorang guru menjelaskan, anak-anak umumnya membawa uang saku yang terbatas. Hanya cukup untuk biaya transpor dan jajan seperlunya.

“Bahkan, anak-anak kadang tidak mendapat uang jajan dari orang tua mereka jika sudah membawa bekal makan siang,” kata guru tersebut.

Hanya Punya 50 Murid

Awalnya, SDN Timor yang saat ini hanya memiliki 50 murid, terletak di Jalan Timor Makassar, sesuai nama sekolah tersebut. Tetapi sejak tahun 2020, sekolah tersebut direlokasi ke Jalan Ternate, di Kecamatan Wajo, Makassar.

Sebelum relokasi SDN Timor berada di Kelurahan Melayu, kemudian dipindahkan ke Kelurahan Pattunuang Kecamatan Wajo. Muridnya waktu itu 150 anak.

Meski berlokasi di kawasan Pecinaan Makassar, tak satu pun murid di sekolah itu beralamat di wilayah tersebut.

Semua peserta didik berasal dari luar kelurahan Pattunuang. Bahkan ada yang beralamat di Gowa. Kabupaten tetangga Kota Makassar.

Promosi Seragam Gratis

Kepala SDN Timor Dra Nurcaya mengaku, telah melakukan beragam cara untuk menggugah warga agar memasukkan anak mereke belajar di sekolah tersebut.

Salah satunya, menyediakan seragam gratis kepada murid. Ketika itu, belum ada program Seragam Gratis dari Pemerintah Kota Makassar.

“Tetapi promosi yang menggunakan uang pribadi itu belum menarik perhatian warga setempat,” kata Nurcaya tersenyum.

Meski memiliki gedung bertingkat, letak SDN Timor di Jl Ternate ini relaif tersembunyi. Berada di di ujung lorong. Kendaraan roda empat tidak masuk ke halaman sekolah. ***

Tinggalkan Balasan