MAKASSARCHANNEL, Kaohsiung, Taiwan — Pesawat Emirates dengan nomor penerbangan EK382 yang terbang dari Dubai menuju Hong Kong terpaksa dialihkan ke Kaohsiung, Taiwan, setelah gagal melakukan pendaratan di Bandara Internasional Hong Kong.
Merujuk pada laporan Bangkok Post dan Aviation A2Z, insiden terjadi pada Senin, 14 Juli 2025, ketika pesawat jenis Boeing 777-31H (ER) milik Emirates mengalami kesulitan mendarat karena kondisi cuaca ekstrem. Meski kecepatan angin tercatat sekitar 12 knot, dugaan utama kegagalan pendaratan adalah wind shear—fenomena perubahan kecepatan dan arah angin secara mendadak yang berbahaya bagi penerbangan.
Pesawat sempat mencoba dua kali pendaratan sebelum akhirnya dialihkan ke Bandara Internasional Kaohsiung di Taiwan. Keputusan pengalihan diambil demi menjaga keselamatan penumpang dan kru.
Spekulasi mengenai alasan lain, seperti keadaan darurat medis, sempat beredar, namun belum ada pernyataan resmi dari pihak maskapai. Emirates belum memberikan komentar terkait kemungkinan Kaohsiung menjadi destinasi alternatif atau reguler ke depannya.
Setelah mendarat dengan selamat di Kaohsiung, penumpang dan kru menginap semalam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Hong Kong pada Selasa, 15 Juli 2025 menggunakan pesawat yang sama.***













