MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Mengantisipasi lonjakan permintaan di bulan Ramadan 2026, Pertamina tambah 426 tabung LPG 3 Kg untuk Sulsel.
Sales Branch Manager Sulselbar VI Gas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Wahyu Purwatmo, mengaku sudah mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Ramadan.
Setiap tahunnya, permintaan terhadap gas LPG 3 Kg selalu meningkat saat Ramadan karena konsumsi rumah tangga yang juga meningkat.
Pertamina Patra Niaga Wilayah Sulawesi, memastikan ketersediaan stok tabung LPG 3 Kg (kilogram) menjelang Ramadan dalam kondisi aman.
“Secara total di Sulsel menghadapi Ramadan hingga Idul Fitri, mulai tanggal 14 sampai akhir Februari kita ada penambahan penyaluran LPG 2 Kg 426.820 tabung,” ujar Wahyu Purwatmo usai memantau pembelian tabung LPG 3 Kg di SPBU Jl Urip Sumoharjo, Kota Makassar pada Selasa (17/2/2026) siang.
Menurut Wahyu, pasokan tabung akan terkirim setiap hari. Pertamian memastikan stok LPG 3 kg di depo memiliki ketahanan lebih dari 10 hari.
Sementara di tingkat SPBE, ketahanan stok lebih dari satu hari karena setiap hari ada pengiriman dari skid tank.
Pasokan Aman
Wahyu menambahkan, “LPG 3 Kg dan yang nonsubsidi Bright Gas, secara umum di Sulsel aman.”
Stok depot Fuel Terminal Makassar di Pelabuhan dan Terminal LPG Bosowa, itu total diangka 10.466, relatif aman dengan coverage based 10 hari.
Wahyu juga menjelaskan juga mekanisme pembelian LPG 3 Kg. Pembeli menyertakan KTP guna diperiksa kelayakan membeli tabung gas subsidi ini.
Pembeli berhak memeriksa berat tabung normalnya seberat 8 kg untuk LPG 3 Kg.
Selain itu, pembeli juga berhak memeriksa kebocoran pada ember air yang disediakan.
“Penyaluran nanti didukung 203 agen LPG PSO (Public Service Obligation) yang suplai 24 kabupaten/kota. Ini juga didukung 13 ribu pangkalan tersebar di Sulsel,” kata Wahyu.
Dia menekankan ada delapan sektor yang dilarang memakai tabung LPG 3 Kg sesuai Edaran Dirjen Migas tahun 2022.
Di antaranya restoran, hotel, usaha binatu seperti laundry, usaha batik, usaha peternakan, usaha pertanian (di luar ketentuan Perpres 38/2019), usaha tani tembakau dan usaha las.
“Dalam kaitannya dengan 8 sektor yang dilarang untuk menggunakan LPG 3 kg, kami mengimbau kepada masyarakat untuk bijak menggunakan LPG 3 kg sesuai peruntukannya,” katanya.
Pastikan Ketersediaan
Sementara itu, Plt Kadis ESDM Sulsel Andi Eka Prasetia memastikan koordinasi dengan Pertamina intens dilakukan memastikan ketersediaan LPG 3 Kg. Utamanya pada daerah-daerah di Sulsel.
“Kita melihat kuota tersedia sudah sangat aman untuk LPG 3 Kg,” kata Andi Eka Prasetia.
Masyarakat pun diminta bijak menggunakan LPG 3 Kg selama Ramadan. Sektor usaha yang dilarang menggunakan LPG 3 Kg pun harus mematuhi aturan untuk memastikan stok bagi masyarakat terpenuhi. ***













