MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Pemprov Sulsel transfer Rp222 miliar Dana Bagi Hasil triwulan pertama tahun anggaran 2025 untuk 24 kabupaten/ kota.
“Kita telah melakukan efisiensi, realokasi dan Alhamdulillah hasilnya,” kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Selasa (20/5/2025).
Termasuk tambahan dana belanja prioritas baik pusat maupun provinsi serta tambahan DBH (Dana bagi Hasil) 2024/2025.
Gubernur Andi Sudirman berharap, penyerahan alokasi DBH itu dapat memperkuat fiskal daerah.
Utang DBH Tahun 2024
Meski sudah mencairkan DBH tahun 2025, namun Pemprov Sulsel belum membayarkan DBH 2024.
Soal utang DBH tahun 2024 itu, Andi Sudirman berjanji tetap akan membayarkan secara bertahap ke daerah-daerah.
“Kita akan mengupayakan untuk bisa mempercepat lagi pencairan untuk triwulan kedua tahun 2025 dan secara bertahap untuk DBH tahun 2024 yang belum dilaksanakan,” turut Andi Sudirman.
Percepat Implementasi Program
Sehingga bisa mempercepat implementasi program-program pembangunan yang pemerintah kabupaten/ kota telah rencanakan.
Andi Sudirman mengingatkan agar pemerintah daerah memanfaatkan dana tersebut secara efektif dan efisien.
Termasuk berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
“Penyaluran DBH ini adalah bentuk sinergi dan dukungan kami kepada seluruh pemerintah kabupaten/ kota di Sulawesi Selatan,” kata Andi Sudirman.
Prioritas Kesejahteraan Masyarakat
Dia melanjutkan, “Kami berharap dana ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi prioritas kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”
Andi Sudirman mengingatkan juga pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
Pemerintah provinsi, lanjut Andi Sudirman, akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penggunaan DBH ini.
Sebab Pemprov harus memastikan anggaran benar-benar untuk kepentingan masyarakat. ***













