MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan memulai kegiatan retreat para pejabat melalui Ramadan Leadership Camp.
Upacara pembukaan berlangsung di Aula Arafah, Asrama Haji Sudiang, Makassar, Minggu, (22/2/2026) pagi. Kegiatan ini berlangsung hingga 28 Februari 2026.
Mengutip situs resmi Pemprov Sulsel, kegiatan ini menjadi titik awal pembinaan kepemimpinan ASN Pemprov Sulsel selama bulan suci Ramadan.
Baca Juga: Pejabat Pemprov Sulsel akan Retreat Seminggu di Ramadan Leadership Camp
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan ini.
Ratusan peserta dari berbagai unsur ASN lingkup Pemprov Sulsel mengikuti kegiatan ini.
Para peserta mengenakan busana sesuai ketentuan, mencerminkan kesederhanaan, kerapian, serta kekhidmatan suasana Ramadan.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel dan lembaga vertikal turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian Kegiatan dan Materi
Selama pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian materi strategis.
Di antaranya kebijakan nasional dengan tema Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Asta Cita. Kemudian wawasan kebangsaan, success story swasembada Pangan.
Selain itu spiritual leadership yang membahas Rukun Iman, meliputi iman kepada Allah, malaikat Allah, dan kitab-kitab Allah, disertai kegiatan spiritual lainnya.
Untuk mengukur capaian pembelajaran, setiap peserta menjalani evaluasi melalui pre-test dan post-test pada setiap materi.
Evaluasi aspek spiritual melalui penyetoran hafalan Juz 30 kepada ustaz dan ustazah pendamping yang dijadwalkan sebelum pelaksanaan salat tarawih berjamaah.
Penguatan Wawasan dan Sinergi
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa Ramadan Leadership Camp sebagai sarana pembekalan komprehensif bagi ASN.
Khususnya dalam penguatan wawasan kebangsaan, pemahaman program prioritas Presiden dan Pemerintah Provinsi, serta penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Pembekalan ini juga menitikberatkan pada pembinaan karakter dan akhlak ASN agar semakin profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Integritas, Karakter, Spiritual
Ramadan Leadership Camp menghadirkan sejumlah narasumber nasional dari berbagai kementerian dan lembaga.
Di antaranya, dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Pertanian, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan Prof. Muhammad Jufri dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis dan manajerial.
Tetapi juga pada dimensi integritas, karakter kepemimpinan, serta penguatan spiritual ASN.
Ia menjelaskan, latar belakang pelaksanaan kegiatan ini mendasari kebutuhan akan ASN yang profesional, adaptif, berintegritas.
Selain itu, mampu menjawab tantangan tata kelola pemerintahan daerah yang semakin kompleks dan dinamis. ****













