BERITA TERKINIPEMERINTAH DAERAHPEMPROV SULAWESI SELATAN

Pemprov Sulsel Bantu Wajo Rp15 Miliar

×

Pemprov Sulsel Bantu Wajo Rp15 Miliar

Sebarkan artikel ini
Pemprov Sulsel bantu Wajo Rp15 miliar sebagai dukungan terhadap percepatan pembangunan di daerah tersebut.

MAKASSARCHANNEL, SENGKANG – Pemprov Sulsel bantu Wajo Rp15 miliar sebagai dukungan terhadap percepatan pembangunan di daerah tersebut.

Khususnya khususnya di sektor infrastruktur, ekonomi kerakyatan, dan pelayanan dasar masyarakat.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan itu di momentum peringatan hari jadi ke-627 Wajo.

Peringatan Haji Jadi Wajo (HJW) berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Kamis (9/4/2026).

Selain bantuan keuangan, Pemprov Sulsel juga menyalurkan berbagai bantuan fisik dan program strategis.

Berupa 15 unit motor sampah roda tiga untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan di tingkat kabupaten hingga kecamatan.

Pelabuhan Bangsalae Siwa

Ada juga bantuan pengadaan pintu portal Pelabuhan Bangsalae Siwa untuk meningkatkan tata kelola dan keamanan kawasan pelabuhan sebagai salah satu simpul aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Di sektor pertanian, satu unit hand traktor roda empat juga guna mendukung produktivitas petani, mengingat Wajo dikenal sebagai daerah agraris dengan komoditas unggulan padi dan perkebunan.

Pemprov Sulsel juga memberi bantuan Rp200 juta untuk peningkatan kualitas rumah tidak layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ada juga penyaluran bantuan pasang baru listrik tahun 2025 senilai Rp99.898.890 guna meningkatkan akses energi listrik di wilayah yang masih terbatas.

Sektor Keagamaan

Pemprov Sulsel menyalurkan hibah masing-masing Rp50 juta kepada Masjid Al Barokah di Kecamatan Pitumpanua dan Masjid As-Syahadah di Kecamatan Sajoanging.

Sementara itu, masing-masing Rp30 juta diberikan kepada Masjid Fastabiqul Khaerat di Kecamatan Belawa dan Masjid Darussalam di Kecamatan Takkalalla.

Tim Penggerak PKK Pemprov Sulsel juga memberikan dukungan nyata kepada TP PKK Kabupaten Wajo. Fokus pada penguatan sektor UMKM dan pemberdayaan perempuan.

Di antaranya bantuan oven gas senilai Rp43.762.000 yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi pelaku usaha kuliner.

Kemudian empat unit mesin kopi senilai Rp17.580.000 sebagai dukungan bagi pelaku usaha minuman dan kafe lokal.

Selanjutnya bantuan pelatihan kelompok perempuan rentan serta bahan pembuatan bosara senilai Rp103.220.000 untuk mendorong kemandirian ekonomi berbasis kearifan lokal.

Industri Kecil Menengah

Selain itu, diberikan 2.500 kemasan kepada lima industri kecil menengah (IKM), masing-masing 500 pcs untuk meningkatkan kualitas pemasaran produk.

Bantuan 11.565 pcs kemasan produk senilai Rp22.898.700, lima unit freezer senilai Rp18.670.000, serta lima unit mesin jahit obras senilai Rp32.960.000.

Ada juga satu unit mesin penyegel plastik otomatis senilai Rp4.616.000 dan satu unit gerobak dorong senilai Rp6.046.000 juga disalurkan.

Di bidang legalitas usaha, diberikan bantuan sertifikasi halal reguler untuk dua IKM dan program self declare bagi 40 IKM guna memperkuat daya saing produk lokal.

Apresiasi dan Harapan Bupati

Bupati Wajo, Andi Rosman, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Sulsel.

“Alhamdulillah, terima kasih atas kepeduliannya terhadap pembangunan infrastruktur jalan dan juga peningkatan UMKM di Kabupaten Wajo, semoga ini menjadi berkah bagi kita semua,” ujarnya.

Ia menilai bantuan tersebut menjadi dorongan penting dalam mempercepat pembangunan daerah.

“Kami mohon perkenan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk memberikan arahan pada kesempatannya nantinya,” tambahnya.

Di sisi lain, Gubernur Andi Sudirman menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan merupakan hasil kerja kolektif.

“Cukuplah apa yang diprogramkan semua ini karena kerja tim, bukan pribadi,” tegasnya.

Paparan Pembangunan dan Program Strategis

Dalam sambutannya, Andi Rosman memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah.

Ia menyebut Pemkab Wajo telah mengalokasikan Rp125 miliar dari APBD untuk membenahi 48 ruas jalan sepanjang 61,4 kilometer pada tahun 2025.

“Pemerintah Kabupaten Wajo telah menggelontorkan dana sebesar Rp125 miliar untuk pembenahan jalan,” jelasnya.

Ia juga mengungkap program nasional mulai berjalan di Wajo.

“Alhamdulillah sudah dibangun 35 dapur Makan Bergizi Gratis dan empat koperasi desa sudah rampung dan akan beroperasi,” ungkapnya.

Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Janji Kampanye

Di sisi lain, kepemimpinan Andi Rosman juga menjadi sorotan publik. Ia mengusung visi “Wajo Maradeka” saat Pilkada.

Visi tersebut menitikberatkan pada pembangunan ekonomi, pelayanan publik, serta peningkatan kualitas SDM.

Program unggulan meliputi Pertanian Maradeka, Layanan Maradeka, hingga Desa Mapan Maradeka.

Selain itu, terdapat program Sehat Maradeka, Muda Milenial Maradeka, serta pembangunan infrastruktur melalui konsep Kota Maradeka Bermartabat.

Realisasi program-program tersebut kini menjadi tolok ukur keberhasilan kepemimpinannya.

Janji kampanye paling dirasakan masyarakat Wajo pembangunan infrastruktur dan kesehatan.

Baru satu tahun menjabat, Andi Rosman sudah perbaiki ratusan kilometer jalan.
Pelayanan kesehatan di RSUD Lamadukkelleng dan puskesmas kecamatan juga sudah berubah.

Pelayanan kesehatan era Andi Rosman beda sebelumnya. Kondisi RSUD jauh lebih bersih. Begitu juga dengan puskesmas. ***

Tinggalkan Balasan