MAKASSARCHANNEL, MAKALE TANA TORAJA – Kepala Dinas Pendidikan Tana Toraja, Andarias Lebang SPd MM membuka Pelatihan Pembelajaran Mendalam Batch-2 di Tana Toraja.
Pelatihan yang berlangsung, Rabu (10/9/2025) hingga Senin (15/9/2025), itu diikuti oleh sekolah dan guru di kabupaten salah satu destinasi wisata di Sulsel tersebut.
Sebanyak 70 peserta mengikuti pelatihan yang terbagi dalam tiga kelas. Masing-masing; kelas kepala sekolah diikuti 18 peserta.
Kelas jenjang SMP juga 18 peserta dan kelas gabungan jenjang SD dan Pendidikan Nonformal (PNF) diikuti 34 peserta.
SMPN 1 Makale
Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik ini dipusatkan di SMPN 1 Makale.
Hadir pada pembukaan itu Sekretaris Dinas Pendidikan Tana Toraja serta perwakilan dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan.
Salah seorang peserta, Ospriani Anggo SPd dari UPT SDN 9 Malimbong Balepe, menyambut baik kegiatan ini.
Ia merasa mendapat kesempatan untuk memperbarui pengetahuannya mengenai perkembangan dunia pendidikan.
Kesempatan Berbagi
“Di pelatihan ini saya mendapatkan kesempatan untuk meng-update pengetahuan saya tentang perkembangan pendidikan, khususnya pembelajaran mendalam,” kata Ospriani.
Dia melanjutan, “Kami belajar pola pikir bertumbuh bahwa kesempatan selalu ada, jangan mudah menyerah, serta teruslah mencoba.”
Ospriani mengaku, di pelatihan ini juga berkesempatan untuk berbagi hal-hal baik dengan sesama guru.
SMPN 1 Rantepao
Di Kabupaten Toraja Utara, pelatihan Pembelajaran Mendalam Batch2 berlangsung di SMPN 1 Rantepao.
Sebanyak 100 peserta mengkuti pelatihan yang dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Toraja Utara.
Hadir pada pembukaan itu, perwakilan dari BBGTK Sulawesi Selatan dan Cabang Dinas Wilayah X.
Dalah satu peserta pelatihan, Nobe Bara’ Rita dari PKBM Duta, Rantepao, Toraja Utara, mengapresiasi penyelenggaraan acara tersebut.
Mudah Diakses
Rita menyebut panitia telah mempersiapkan pelatihan dengan sangat baik, mulai dari lokasi hingga narasumber.
“Lokasi kegiatan dapat diakses dengan mudah oleh peserta karena lokasinya di pusat Kota Rantepao,” kata Rita.
Dia mengatakan, pendukung pembelajaran tersedia, ruang belajar nyaman, dan yang paling penting narasumber menyampaikan materi dengan menyenangkan dan mudah dipahami.
“Pelayanan panitia juga sangat memuaskan,” puji Rita. (mun)













