Menjawab pertanyaan tentang sikap Polres terhadap pengaduan tersebut, Albert mengatakan, “Kasat Reskrim terima dengan baik dan dengan hati terbuka kami dilayani. Bahkan, kami diantar ke Kasium untuk menyerahkan surat aduan bernomor :00/EKS/BBHAR-TK/VII/2020 sekaligus menerima tanda terima.”
Kasat Reskrim Araham Gusdiar, menurut Albert, berjanji akan memanggil pihak BBHAR dalam hal ini Haeruddin Nyau, kemudian melapor ke Kapolres, dan karena ini Undang-undang IT lex spesialis maka berkordinasi dengan audit forensic.
Berita Terkait :
Kades Parappunganta Bantah Pukul Kader PDIP Takalar
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Takalar Andi Noor Zaelan, saat menerima surat permintaan maaf Arsad Rewa kepada kader PDIP di seluruh Indonesia, Minggu (26/7/2020), mengatakan, “Secara pribadi saya terima maaf, sekaligus menghargai niat baik ini. Cuma saja, ini menyangkut institusi sehingga saya konsultasi dulu ke DPP di Jakarta.”
Kepada Andi Noor Zaelan, terlapor Arsad Rewa yang saat itu datang bersama tiga temannya menjelaskan, bukan dia yang mendesain gambar tersebut, tetapi ada akun lain. Arsad memperlihatkan akun yang pertama memposting gambar tersebut.
Arsad Rewa merasa lucu saat melihat gambar tersebut di akun lain. Apalagi dia mengaku hobi mengumpulkan gambar-gambar buaya. Arsad memperlihatkan gambar buaya kolekasinya di dalam Hp-nya kepada Andi Ellang. (kin)













