MAKASSARCHANNEL, JAKARTA – Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tunggu undangan Mega, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) untuk bertemu.
Banyak yang menunggu pertemuan Surya Paloh dengan Megawati Soekarnoputri sebagai tokoh sentral di poros partai pengusung pasangan capres-cawapres Pilpres 2024 ini.
Surya adalah tokoh dari poros pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang bersama Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Keadilan Sejahtera membentuk Koalisi Perubahan.
Sedangkan Megawati Soekarnoputri adalah tokoh dari poros Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Partai ini berkoalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Surya mengaku jauh-jauh hari sudah menyatakan ingin bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjungan. Namun hingga saat ini, belum mendapat undangan dari Mega.
Beda Politik Silaturahmi Tetap Jalan
Menurut Surya Paloh, pertemuan tersebut menjadi hal yang penting untuk menegaskan kepada masyarakat bahwa perbedaan politik bukan berarti memisahkan silaturahmi dan komunikasi.
“Komunikasi antara saya dan Mbak Mega itu komunikasi yang amat sangat dibutuhkan oleh sebagian besar masyarakat,” ujar Paloh.
“Banyak yang menginginkan kita duduk bersama untuk melihat masa depan bangsa ini,” ujar Paloh di Wisma Nusantara, Jakarta, Jumat (23/2/2024).
Meski belum mendapat undangan, Surya Paloh masih berharap bisa bertemu dengan Megawati.
Dalam pandangan Surya Paloh, setelah Pilpres 2024, setiap elemen bangsa perlu duduk bersama untuk memberi gambaran bahwa membangun bangsa butuh kerja sama semua pihak, termasuk dari masyarakat.
“Saya pikir mudah-mudahan tidak terlalu lama lagi. Mudah-mudahan. Barangkali apakah Mbak Mega sudah mempunyai waktu, pikiran, kondisi yang tepat, itu terserah Mbak Mega aja,” ujar Paloh.
Sebelumnya, Surya bertemu dan makan malam dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Minggu (18/2/2024).
Posisi Nasdem
Pertemuan tersebut dinilai sebagian kalangan sebagai sinyal NasDem akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju di bawah pemerintahan selanjutnya.
Namun, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menegaskan, pertemuan itu tak menunjukkan posisi NasDem pada pemerintahan periode 2024-2029.
Ali mengklaim, Surya punya etika dan tidak mungkin melakukan pembicaraan yang akan melanggar komitmen saat penghitungan suara resmi KPU masih berlangsung. (aka)













