“Jangan-jangan ada anggota BPD yang namanya masuk sebagai penerima sebagai bansos,” duga seorang warga.
Mendapat perlakuan seperti itu, Faisal hanya bisa pasrah dan berharap pemerintah menggunakan nuraninya melihat kesulitan yang dihadapi rakyat yang benar-benar layak mendapat bantuan.
“Mungkin karena kami tinggal di kepulauan yang jarang dikontrol pemerintah sehingga aparat desa sering berlaku tidak adil kepada warga,” kata Faisal.
Berita Terkait :
130 KK Warga Desa Bontotengnga Sinjai Terima BLTDes 2020
Pelaksana tugas Kepala Desa Pulau Harapan, Harsan Sommeng, belum memberi tanggapan terkat keluhan warga ini.
Sekretaris Desa Pulau Harapan, Karmila, yang dihubungi mengklaim bahwa pihaknya memasukkan nama Faisal ke dalam dafar calon penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), namun saat data keluar, nama Faisal tidak ada di dalamnya.
Karmila berjanji akan mengusahakan nama Faisal akan diusulkan untuk mendapat bantuan dari Baznas, karena yang bersangkutan sangat layak menerima bantuan dari pemerinta. (fir)













