Sohibul mengatakan pula, usulan nama lain juga datang dari Demokrat yang mengusulkan nama poros itu ditambahkan kata damai.
“Dari Demokrat, Koalisi Perubahan ya kalau nggak salah ada damai-nya. Atau Atau lebih baik kalau nggak salah,” katanya.
Meskipun nama resminya menjadi KPP, Sohibul mempersilakan publik tetap menyebutnya dengan Koalisi Perubahan.
Baca Juga :
Menangkan Anies, PKS Sulsel Galang Millenial
“Sehingga juga kita tetap mempersilakan kalau publik mau menggunakan ini namanya Koalisi Perubahan aja. Silakan aja. Tapi resminya ada itu (untuk Persatuan),” tuturnya.
Selain perubahan nama, partai pengusung ini menetapkan enam poin dalam Piagam Koalisi yang ditandatangani langsung oleh Ketum NasDem Surya Paloh, Ketum Demokrat AHY, dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu.
Surya Paloh tanda tangan pada 1 Maret, AHY 2 Maret, dan terakhir PKS tanggal 22 Maret.













