Di pengujung tahun lalu, dunia dihebohkan dengan munculnya 2019-nCoV, Novel Coronavirus, atau populer dengan sebutan Virus Corona. Virus ini pertama kali merebak dari Kota Wuhan, Tiongkok, dan kini diketahui telah menyebar di sejumlah negara.
Ahli mengatakan, virus ini rentan meluas karena orang yang terserang tidak menunjukkan perubahan menyolok.
Nyaris mirip dengan orang yang terkena flu. Virus Conona memang dapat menyebabkan gejala mulai dari yang ringan seperti demam biasa hingga gejala yang berat berupa sakit pernapasan akut.
Solusi pencegahannya, kata Kepala SD Negeri Borong, Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd, bisa dilakukan jika murid-murid mengefektifkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir, mengkonsumsi jajanan sehat, berolahraga yang teratur dan membuang sampah pada tempatnya.
Baca Juga :
Dosen Anggota ADPI Menangkan Hibah Bersaing Menrsitek/BRIN
Program lain yang bisa digunakan sebagai langkah pencegahan, yakni Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Di antaranya mengkonsumsi sayur dan buah, dan membersihkan lingkungan.
Saparuddin Numa S.I.P, pustakawan SD Negeri Borong, yang ikut menggagas kegiatan ini, mengatakan sosialisasi seperti ini penting dilakukan. Anak-anak harus mendapat informasi dan edukasi agar mereka bisa melakukan langkah antisipasi bagi dirinya dan bisa berpartisipasi dalam masyarakat sesuai apa yang bisa dilakukannya.
“Sebagai pustakawan, kegiatan ini mau mengingatkan anak-anak tentang pentingnya membaca,” kata alumnus Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar itu. (har)














