MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melaporkan dugaan gratifikasi penggunaan pesawat jet pribadi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Saya datang ke sini untuk menyampaikan hal itu ya (menumpangi jet). Dan alhamdulillah sudah berjalan lancar,” kata Nasaruddin Umar di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (23/2/2026).
Baca Juga: Dugaan Gratifikasi Menag, KPK akan Mendalami
Masalah ini berawal dari Menag menumpangi jet pribadi Ketua Partai Hanura Oesman Sapta Odang.
Jet pribadi menjadi fasilitas Nasaruddin ke Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, untuk peresmian Gedung Balai Sarkiah.
Penggunaan jet pribadi ini kemudian viral di media sosial sebagai dugaan gratifikasi.
Sudah Larut Malam
Nasaruddin menjelaskan saat memenuhi undangan tidak memungkinkan menggunakan pesawat komersial ke Makassar karena sudah larut malam.
Apa lagi harus segera kembali ke Jakarta untuk menghadiri Sidang Isbat penentuan awal Ramadan.
Karena itu, Nasaruddin menerima fasilitas pesawat jet pribadi dari Oesman Sapta.
“Karena jam 11 malam kan nggak mungkin ada pesawat lagi ke sana dan besok paginya balik lagi karena ada persiapan sidang isbat,” ungkap Nasaruddin.
Nasaruddin mengatakan tindakannya melaporkan ke KPK bisa menjadi contoh bagi pegawai Kemenag dan yang lain.
Dia berharap pihak-pihak lain juga bisa mengikuti dengan melapor ke KPK jika mendapat sesuatu yang berpotensi gratifikasi.
KPK Sudah Menerima Laporan
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan KPK sudah menerima laporan dari Menag Nasaruddin Umar.
Budi mengatakan, ada tiga hal yang disampaikan Menag dalam pelaporan tersebut.
Pertama, bagaimana seorang menteri sebagai penyelenggara negara harus punya komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi.
Khususnya terkait dengan upaya-upaya pencegahan salah satunya dengan melakukan pelaporan gratifikasi sejak awal.
Kedua, kata Budi, langkah Nasaruddin melapor ke KPK bisa diikuti oleh yang lain. Peristiwa ini bisa menjadi pembelajaran. Khususnya bagi pihak swasta, agar tidak memberikan hadiah ke penyelenggara negara.
Ketiga, hal ini menjadi edukasi kepada masyarakat dan juga pihak-pihak swasta agar juga tidak memberikan suatu hadiah atau bentuk-bentuk lainnya kepada penyelenggara negara ataupun ASN.
Undangan Khusus Oesman Sapta
Seperti pemberitaan sebelumnya, Kemenag juga telah menjelaskan jet pribadi tersebut adalah inisiatif mantan Ketua DPD Oesman Sapta Odang.
Menurut Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, Oesman Sapta secara khusus mengundang Nasaruddin Umar meresmikan Gedung Balai Sarkiah di Takalar.
Oesman berharap Menag meresmikan gedung itu. Pak Oesman berinisiatif menyiapkan jet pribadi untuk Menag agar bisa hadir di tengah agenda Menag yang padat.
Penyelenggara kegiatan menyiapkan seluruh moda transportasi Menag pada kegiatan peresmian pada Minggu (15/2/2026). ***













