Setelah mendengar detail teknik budidaya temuan Alimuddin Namba yang merupakan ASN di Dinas Perikanan dan Kelautan Sulsel itu, perbincangan beralih ke hal-hal ringan seputar hamparan tambak di dekat yang dikelola Dg Rombo.
Pada papan bicara di sisi jembatan masuk lolasi tambak yang dikelola Dg Rombo, terpajang informasi tentang pemilik lahan di tempat tersebut. Sebagai mantan Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Lakama Wiyaka, sepertinya sangat memahami status kepemilikan lokasi tersebut.
Berita Terkait :
Sengatan Udang Windu Lampeso, Pemantik Nyali Wagub Sulsel Andi Sudirman (3)
Saat perbincangan dalam perjalanan pulang ke Makassar, Lakama mengaku, tertarik dengan metode yang dikembangkan petambak binaan Alimuddin Namba yang baru saja dikunjungi.
“Akan dicoba diterapkan di tambak saya, tetapi tidak semuanya diikuti. Akan disesuaikan dengan kondisi tambak, katanya.
Menurut Lakama, jika kondisi tambak berbeda dengan yang baru saja dikunjungi, pasti akan beda pula perlakukan terhadap udang dan tambak sebagai kolam pembesarannya.
Lakama mengaku, untuk tahap pertama, akan menerapkan metode teknologi pengendalian ekosistem mikro pada lahan seluas 10 hektare.
Soal lokasinya, Lakama belum bersedia menjelaskan, “Jangan mi dulu, nanti pi kita bareng-bareng kesana kalau sudah siap. (kin)













