Sebelumnya, seorang dokter berusia 28 tahun yang bertugas di Puskesmas Bontonompo Kabupaten Gowa terkonfirmasi terpapar Covid-19, Selasa (16/6/2020) lalu.
Akibat kasus tersebut, Puskesmas Bontonompo menutup sementara layanan kesehatan selama 14 hari sejak, Selasa (16/6/2020) lalu. Kendati demikian, masih membuka layanan instalasi gawad darurat (IGD). Sedangkan layanan rawat jalan dialihkan ke puskemas lain.
Berita Terkait :
PSBB Gowa Berakhir, Ini Kata Bupati Adnan
IDI Gowa menyebut, dokter di Gowa yang pertama terpapar Covid-19 itu diduga karena ketidakjujuran seorang pasien yang diperiksa. Dia sempat memeriksa salah seorang pasien yang memiliki gejala-gejala Covid-19.
“Berdasarkan keterangan yang disampaikan ke IDI Gowa, ada pasien yang beliau periksa terindikasi memiliki gejala-gejala ke arah Covid-19. Namun, pasien tersebut menyangkal semua yang disampaikan oleh dokter,” tambahnya.
Karena khawatir, lanjut Suryadi, maka dokter itu berinisiatif memeriksakan diri pemeriksaan swab di tempat kerjanya. Belakangan, ketika hasil swab keluar, dokter tersebut dinyatakan positif terpapar virus yang menyerang paru-paru tersebut. (mun)













