Mantan Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba itu mengatakan, anak/ cucu kepala distrik yang berhalangan hadir itu adalah; A Wahyuddin (anak Kepala Distrik Lemo-lemo), Andi Harlia (cucu Kepala Distrik Kajang), Kepala Distrik Bulukumba Kota, dan anak Kepala Distrik Ujung Loe.
Berita Terkait :
Peduli Covid-19, Komunitas SIKAMASEANG Bontobahari Bulukumba Berbagi Sembako
Dia mengatakan, pembentukan forum komunikasi itu digagas untuk menyatukan anak dan cucu kepala distrik dengan mengedepankan kebersamaan dan mempererat tali silturahmi.
Andi Nasaruddin memastikan, forum itu bukan untuk membangkitkan kembali masa lalu, tetapi akan dimanfaatkan sebagai wadah menyamakan persepsi untuk pemerintah membangun Bulukumba ke depan.
“Semoga kehadiran FKAKD dapat meneruskan perjuangan orang tua/ Kepala Distrik yang lalu demi untuk kemajuan pembangunan Kabupaten Bulukumba,” kata Andi Nasaruddin yang dihubungi melalui telepon selulernya. (bas)













