MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Kepala SMKN 8 Makassar berbagi praktik baik kepada BCKS (Bakal Calon Kepala Sekolah) yang mengikuti pelatihan di Makassar.
Sebagai informasi, sebanyak 239 guru dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan mengikuti pelatihan BCKS di Makassar.
Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan selama sepuluh hari.
Kegiatan itu berlangsung dari tanggal 31 Agustus 2025 hingga 9 September 2025 di Karebosi Primier Hotel Makassar.
Berbagi Praktik Baik
Salah satu program dalam sepuluh hari pelatihan itu adalah shadowing ke sejumlah sekolah di Makassar.
Selama kunjungan, mereka berbagi praktik baik dengan kepala sekolah sasaran observasi.
Praktik baik itu meliputi; bagaimana kompetensi kepribadian kepala sekolah, pengelolaan sekolah, kewirausahaan dalam kepemimpinan, dan supervisi akademik.
Hari kedua shadowing di SMKN 8 Makassar, lima bakal calon kepala sekolah didampingi fasilitator Prof Masyhur.
Hadir pula pemantau yang juga Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Mustakim.
Jelas Dan Terukur
Sesuai topik hari kedua shadowing bagi peserta pelatihan BCKS, Kepala SMKN 8 Makassar, Dr Asnah Baharuddin MPd, menjelaskan pengelolaan sekolah yang dipimpinnya.
Mulai dari cara mengatur keuangan yang sekolah kelola sampai cara mempertanggungjawabkannya.
Dalam rangkaian diskusi itu, Asnah Baharuddin menunjukkan kemampuan manajerialnya mengelola SDM sekolah tersebut.
Setiap kegiatan misalnya, kepala sekolah menunjuk bendahara khusus sehingga laporan pertanggungjawaban mereka jelas dan terukur.
Asnah Baharuddin memberi kewenangan kepada empat wakil kepala sekolah dengan tugas dan fungsi yang jelas sehingga semua berjalan sesuai sistem di sekolah tersebut.
Mudahkan Kontrol
Asnah Baharuddin menyebut pendelegasian wewenang itu memudahkan pekerjaan dan semua merasa memiliki tangung jawab dalam menyukseskan program.
Mengelola sekolah dengan 1083 murid, tentu membutuhkan kemampuan manajerial yang mumpuni.
Dengan dukungan 83 guru di sekolah tersebut, Asnah Baharuddin menjalankan roda organisasi tanpa kendala berarti.
Selama diskusi, senyum setia tetap menghiasi wajah Kepala SMKN 8 Makassar itu. Dia menjelaskan banyak hal kepada peserta pelatihan bakal calon kepala sekolah tersebut.
Koperasi Sekolah
Asnah Baharuddin menjelaskan juga kehadiran koperasi di sekolah tersebut. Lembaga ekonomi itu benar-benar berfungsi untuk kesejahteraan murid dan guru.
Koperasi, kata Asnah Baharuddin , hadir untuk mensejahterakan anggota dan sekolah. Koperasi bisa memenuhi semua kebutuhan sekolah dan guru.
Hebatnya lagi, kepala sekolah tidak terlibat dalam pengelolaan koperasi sekolah yang terletak di Jalan Mongisi Makassar tersebut.
Dengan pendelegasian wewenang penuh itu, pengelola koperasi justru makin kreatif mengelola berbagai bidang usaha.
Di bagian akhir berbagi praktik baik itu, Asnah Baharuddin mengajak peserta pelatihan BCKS mengunjungi kelas praktik menjahit di sekolah tersebut.
Selain kunjungan ke SMKN 8 Makassar, peserta pelatihan BCKS lainnya yang terbagi dalam beberapa kelompok mengunjungi sekolah lain.
Sekolah target observasi sesuai jenjang sekolah masing-masing bakal calon kepala sekolah. Ada yang berkunjung ke TK, SD, SMP, dan SMA/SMK. ***













