Guru itu mengajak siswa-siswinya menulis. Salah satunya, membuat puisi. Hasilnya, banyak murid yang bisa langsung menulis puisi. Meski belum sesempurna seperti yang diharapkan.
“Pengalaman saya itu, membuktikan bahwa siswa mampu melakukan banyak hal untuk mengeksplorasi potensi dirinya jika dimotivasi dan diberi kebebasan berkreasi,” kata guru berusia muda itu.
Berita Terkait :
Mengembangkan Model Panduan Mendongeng Bagi Guru PAUD, Arman Agung Raih Gelar Doktor
“Pengalaman saya itu, membuktikan bahwa siswa mampu melakukan banyak hal untuk mengeksplorasi potensi dirinya jika dimotivasi dan diberi kebebasan berkreasi,” kata berusia muda itu.
Sebagai informasi, Kepala Sulawesi Selatan mengunjungi lokasi tersebut untuk melakukan monitoring dan evaluasi. Lokakarya diikuti 75 peserta yang dikelompokkan dalam lima kelas. Mereka berasal dari sejumlah sekolah se Kabupaten Bulukumba. Mulai dari guru PAUD, SD, SMP, hingga SMA.
Calon guru penggerak yang mengikuti lokakarya ini telah melewati seleksi, beberapa waktu lalu. Mereka akan dievaluasi setelah mengikuti lokakarya berkelanjutan yang diagendakan bakal berlangsung sembilan kali. (ere)













