BERITA TERKINIEDUKASI

Kabar Baik, Tunjangan Guru Honorer Naik Tahun Depan

×

Kabar Baik, Tunjangan Guru Honorer Naik Tahun Depan

Sebarkan artikel ini
Kabar Baik, Tunjangan Guru Honorer Naik Tahun Depan kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti
Ilustrasi (Foto: Pixabay)

MAKASSARCHANNEL, JAKARTA – Kabar baik buat para guru honorer. Mulai tahun depan, pemerintah akan menaikkan tunjangan guru honorer menjadi total Rp 400.000 per bulan.

Menurut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Medikdasmen) Abdul Mu’ti, di Jakarta Kamis (24/10/2025), tunjangan guru honorer akan naik Rp 100.000 pada tahun tahun 2026.

Dengan tambahan kenaikan Rp 100.000 maka setiap bulan para guru honor masing-masing akan menerima tunjangan Rp 400.000.

Di tahun 2025, tunjangan guru honor masih diterima dengan sistem rapel setiap tujuh bulan.

Mendikdasmen menyampaikan rencana kenaikan tunjangan dalam agenda Taklimat Media 1 tahun pencapaian Kemendikdasmen selama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Abdul Mu’ti, rencana ini sudah ada kesepakatan tambahan berkat perjuangan Komisi X DPR.

Abdul Mu’ti menjelaskan, kenaikan tunjangan guru honorer ini menjadi salah satu terobosan agenda kementeria yang dipimpiannya dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menurut dia, ini merupakan terobosan-terobosan yang mulai tahun ini dan tahun-tahun yang akan datangi.

Sebelumnya, kata Mendikdasmen, di 2025 ini, para guru honorer mendapatkan tunjangan atau insentif sebesar Rp 300.000 per bulan.

Kemendikdasmen rencana akan langsung memberikan tunjangan selama 7 bulan kepada para guru honorer.

Untuk tujuh bulan di tahun ini, jelas Abdul Mu’ti, pemerintah telah memberikan satu kali pada bulan Juli yang lalu. Masing-masing guru honorer menerima Rp 2.100.000 untuk tahun 2025.

Beasiswa

Selain rencana kenaikan insentif guru honorer, pemerintah menyiapkan beasiswa untuk 150 guru yang ingin melanjutkan studi ke D4 atau S1. Pemberian beasiswa juga rencananya mulai tahun depan.

Menurut Abdul Mu’ti, program pemberian beasiswa ini baru pertama kali dilakukan oleh Kementerian Dikdasmen.

“Tahun depan kita sudah mengalokasikan untuk 150 ribu beasiswa bagi guru yang belum D4 atau S1 dan itu sudah masuk dalam anggaran tahun 2026,” kata Mendikdasmen, Abdul Mu’ti.

Menurut dia, tahun ini, program tersebut menyasar menyasar 12.500 guru. Beasiswa itu sebesar Rp 3 juta per semester. ***

Tinggalkan Balasan