MAKASSARCHANNEL, SINJAI – Jembatan gantung ARA Sinjai putus akibat terjangan air sungai yang meluap, Sabtu (5/7/2025).
Jembatan gantung yang putus itu menghubungkan Desa Biroro, Sinjai Timur dengan Desa Massaile, Kecamatan Tellulimpoe.
Seorang warga menyebut jembatan yang merupakan akses terdekat dari Desa Biroro ke Kecamatan Tellulimpoe itu terputus karena luapan air sungai.
“Jembatan gantung ARA putus diterjang air,” kata seorang warga.
Dia mengatakan, itu merupakan satu-satunya akses bagi masyarakat untuk mengangkut hasil kebun.
Hujan Sejak Dini Hari
Analis Kebencanaan BPBD Sinjai, Andi Octave, mengatakan curah hujan tinggi sejak dini hari.
Akibatnya, debit air di hulu sungai meningkat hingga memutus jembatan gantung ARA Biroro.
“Curah hujan tinggi yang terjadi sekitar pukul 04.30 Wita menyebabkan satu unit jembatan gantung putus,” kata Andi Octave.
Meski demikian, menurut Andi Octave, insiden itu tidak menyebabkan korban jiwa. Hanya aktivitas warga untuk melintasi sungai lumpuh total.
Dia berjanji akan segera mengecek jembatan gantung tersebut kemudian mencari solusi untuk memudahkan aktivitas masyarakat.
“Segera kami akan mengecek jembatan gantung yang ambruk tersebut,” kata Andi Octave.
Beroperasi Mei 2023
Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa, ketika itu meresmikan jembatan tersebut dan memberi nama Jembatan ARA, akronim Andi Rudiyanto Asapa).
Pembangunan jembatan ini untuk mempercepat mobilitas warga mengangkut hasil pertanian, peternakan, dan perkebunan yang menjadi sumber penghasilan utama masyarakat. ***













