Guru kelas 1B, Neny Wahyuni SPd, mengungkapkan, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini berjalan sejak, Januari 2022, tapi dalam rangka Hari Kebudayaan, persiapannya dilakukan selama dua minggu terakhir.
Anak-anak juga terlihat gembira bisa tampil bersama teman-temannya. Anindya Fauziah Putri, kelas 1A, yang ikut tampil membawakan lagu Mars Profil Pelajar Pancasila, merasa senang bisa ikut bernyanyi. Meski ini penampilan pertamanya, dia mengaku tidak malu bernyanyi di hadapan banyak orang.
Di pengujung pertunjukan, Kepala SD Negeri Borong mengunjungi kelas-kelas melihat sajian kue-kue tradisional yang dibawa sebagai bentuk partisipasi orangtua. Ada putu cangkiri, putu tongka, roko-roko cangkuning, roko-roko unti, onde-onde, bolu, apang, biji nangka, barongko, diletakkan pada wadah yang dihias.
Berita Terkait :
Gerbang Ilmu SDN Borong Makassar Model Perpustakaan Inklusi Sosial
Sesekali Dia berinteraksi dengan anak-anak, menanyakan nama kue di wadah tersebut. Ada anak yang bisa menjawab, tapi ada pula yang tidak tahu nama kue tradisional itu. Walau begitu, mereka suka ketika dipersilakan mencicipi kuenya. Sebagian dibagikan kepada pengendara yang lewat di Jl Borong Raya, yang membentang di depan sekolah.
Momen ini dimanfaatkan oleh ibu-ibu yang tergabung dalam Bunda Pustaka merayakan milad pertamanya. Bunda Pustaka dibentuk bulan April 2021, sebagai inovasi program guna penguatan Perpustakaan Gerbang Ilmu, yang saat itu akan mengikuti akreditasi perpustakaan sekolah.
Perayaan setahun Bunda Pustaka itu ditandai pemotongan nasi tumpeng. Semua pengurus dan anggotanya hadir. Termasuk kepala sekolah dan guru-guru SD Negeri Borong, pustakawan sekolah Saparuddin Numa, dan penggiat literasi, Rusdin Tompo. (her)













