BERITA TERKINIINTERNASIONAL

Ini 3 Negara akan Mengakui Negara Palestina, 8 Negara Sedang Mempertimbangkan

×

Ini 3 Negara akan Mengakui Negara Palestina, 8 Negara Sedang Mempertimbangkan

Sebarkan artikel ini
Ini 3 Negara akan Mengakui Negara Palestina, 8 Negara Sedang Mempertimbangkan pada Sidang Umum PBB September 2025
Ilustrasi (Foto: tangkapan layar BBC)

MAKASSARCHANNELInggris, Prancis dan Kanada mengumunkan akan mengakui Negara Palestina pada Sidang Umum PBB September 2025.

Sementara delapan negara sedang mempertimbangkan masing-masing Jerman, Australia, Belgia, Italia, Luxemburg, Portugal, Kroasia, dan Slovakia

Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mengumumkan bahwa Prancis akan secara resmi mengakui Palestina sebagai negara berdaulat. Pengakuan itu, akan disampaikan pada Sidang Umum PBB, September 2025.

Janji yang sama juga diumumkan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer. Ia juga menyatakan Inggris akan mengakui Negara Palestina pada Sidang Umum PBB September.

Mengutip Al Jazeera, Starmer menyatakan, kecuali Israel memenuhi syarat, seperti menghentikan perang di Gaza, tidak memperluas aneksasi, serta menciptakan perdamaian Israel-Palestina.

Sedangkan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney menyampaikan keinginan Kanada mengakui Negara Palestina di Sidang Umum PBB September 2025.

Namun, Carney memberikan syarat berupa komitmen Otoritas Palestina untuk mereformasi pemerintahannya. Menyelenggarakan pemilihan umum pada 2026 tanpa ikut serta Hamas.

Mengutip Politico, Perdana Menteri Kanada mengatakan ia telah menguraikan persyaratan tersebut dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas sebelum menyampaikan pengumuman ini.

Sedang Mempertimbangkan

Pertimbangan untuk mengakui negara Palestina juga dari Perdana Menteri Australia Anthony Albanese. Namun, Albanese menyatakan masih menunggu hasil Sidang Umum PBB dan perkembangan politik Palestina.

The Australian memberitakan Albanese mendapat tekanan dari oposisi untuk tidak terburu-buru. Namun unsur pemerintahan dari Partai Buruh menyatakan ingin mendukung solusi dua negara.

Sementara Menteri Luar Negeri Belgia Hadja Lahbib menyatakan Belgia mendukung solusi dua negara dan terbuka untuk pengakuan Palestina jika ada koordinasi dengan Uni Eropa.

Sedangkan empat negara Eropa lainnya masing-masing Luxemburg, Potugal, Kroasia, dan Slovakia menyatakan pengakuan, tetapi masih mengkaji dampak dan waktu yang tepat.

Pengamat menilai negara-negara ini biasanya mengikuti arus diplomatik Uni Eropa dan cenderung menghindari pengakuan unilateral (sepihak).

Sementara Jerman dan Italia menyatakan akan memberikan pengakuan tetapi menolak pengakuan sepihak. Kedua negara mendukung solusi dua-negara Palestina-Israel.

Jerman dan Italia menilai pengakuan Palestina harus datang dari kesepakatan langsung antara Israel dan Palestina, bukan tekanan internasional. ***

Tinggalkan Balasan